Otoritas penerbangan sipil Kuwait melalui juru bicaranya, Abdullah Al-Rajhi, menyatakan kerusakan yang terjadi bersifat material. Hingga kini, belum ada kepastian terkait korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Tim pemadam dan petugas darurat langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api dan mengamankan area sekitar bandara. Proses penanganan masih berlangsung guna mencegah dampak lebih luas.
Insiden ini diduga berkaitan dengan meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat serta Israel. Dalam beberapa waktu terakhir, serangan yang menyasar fasilitas strategis seperti bandara dilaporkan semakin intens.
Sebelumnya, sejumlah serangan serupa juga dilaporkan mengakibatkan kerusakan pada terminal penumpang dan menimbulkan korban luka.
Otoritas setempat kini meningkatkan kewaspadaan untuk menjaga keamanan operasional penerbangan di tengah situasi yang belum stabil.
Editor : Uways Alqadrie