Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Arab Saudi Jamin Keamanan Haji 2026, Meski Perang Iran vs AS-Israel Masih Berlangsung

Uways Alqadrie • Rabu, 25 Maret 2026 | 08:37 WIB

Suasana Masjidil Haram jelang puncak ibadah haji.
Suasana Masjidil Haram jelang puncak ibadah haji.
KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi memastikan pelaksanaan ibadah haji 2026 tetap berjalan aman dan lancar meski situasi kawasan Timur Tengah tengah dilanda ketegangan.

Kepastian itu disampaikan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/3/2026). Ia menegaskan kondisi keamanan di negaranya tetap stabil dan seluruh persiapan haji berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, konflik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat serta Israel tidak berdampak langsung terhadap penyelenggaraan ibadah haji, termasuk bagi jemaah asal Indonesia yang jumlahnya terbesar.

Pihaknya juga memastikan sistem pengamanan telah disiapkan secara maksimal guna menjamin keselamatan seluruh jemaah selama berada di Tanah Suci.

Dalam kesempatan itu, Dubes Faisal turut menyoroti meningkatnya eskalasi konflik di kawasan yang dinilai dapat mengganggu stabilitas regional. Ia menilai aksi-aksi militer yang terus berlanjut berpotensi memperkeruh situasi dan menghambat upaya diplomasi.

Meski demikian, Arab Saudi tetap mengedepankan langkah-langkah diplomatik serta mendukung seruan internasional agar konflik segera mereda. Salah satunya melalui dorongan komunitas global yang meminta penghentian serangan demi menjaga stabilitas kawasan.

Dubes Faisal juga menegaskan, pemerintah Saudi tidak akan tinggal diam jika keamanan negaranya terancam. Namun, prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh rangkaian ibadah haji berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah dari berbagai negara.

Editor : Uways Alqadrie
#Perang Iran Amerika #masjid nabawi #Ibadah Haji 2026 #Musim Haji 2026 #pemerintah arab saudi #Kota Mekah #madinah #masjidil haram