KALTIMPOST.ID, TENGGARONG – Insiden kecelakaan kapal tongkang kembali terjadi di Sungai Mahakam. Sebuah ponton yang ditarik tug boat menabrak keramba dan rumah terapung milik warga di Desa Muara Muntai Ilir, Kutai Kartanegara, Kamis (26/3/2026).
Kejadian ini menyebabkan kerusakan pada sarana budidaya ikan milik warga. Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 Wita di RT 06. Sebelumnya, kapal penarik ponton dilaporkan melintas normal sekitar pukul 10.54 Wita.
Namun tak lama kemudian, ponton yang ditarik tiba-tiba melambung dan bergerak tak terkendali ke arah tepian sungai. Ponton tersebut kemudian menabrak sejumlah objek di pinggir sungai, termasuk keramba ikan dan perahu kecil milik warga.
Kepala Pos Damkar Muara Muntai, Yasir Mubarak, menyebut terdapat empat keramba yang terdampak dengan kondisi kerusakan bervariasi. Sebagian keramba berisi ikan seperti betutu, patin, lele, dan pupuyu.
“Sebagian berisi ikan dan ada juga yang kosong, tetapi rata-rata mengalami kerusakan cukup berat,” ujarnya. Selain keramba, satu perahu kecil dan bangunan terapung juga dilaporkan terdampak akibat benturan tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ia menyebut kerusakan pada rumah rakit tidak signifikan dan hanya mengalami pergeseran. “Tidak ada korban jiwa. Untuk rumah rakit tidak rusak, hanya bergeser,” ujarnya.
Terkait jumlah keramba terdampak, aparat masih melakukan pendataan lanjutan di lapangan. Polisi menyebut penyebab pasti insiden masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada faktor alam, seperti arus sungai yang deras dan angin kencang.
Polairud turut dilibatkan dalam penanganan, sementara aparat memastikan proses penyelesaian akan difasilitasi melalui mediasi antara pihak terkait. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo