KALTIMPOST.ID, Soal wisata Balikpapan memang populer dengan wisata pantai yang melimpah dan wisata belanja (mal/pusat perbelanjaan) yang super lengkap. Keduanya telah menjadi favorit wisatawan baik lokal maupun nasional.
Tapi, di tengah perkembangan kota Balikpapan yang semakin modern dan maju Balikpapan, kota ini punya wisata hidden gems unik. Memadukan unsur budaya, kuliner, dan wisata alam dalam satu tempat.
Namanya Pasar Tumpah Pringgondani Balikpapan Timur. Letaknya di Gang Binjai, Teritip, Balikpapan Timur, cukup jauh, butuh waktu hampir 1 jam dari pusat kota. Tapi begitu sampai, perjalanan panjang langsung terbayar lunas.
Pasar Tumpah Pringgondani ini menawarkan pasar dengan nuansa jawa yang berada di tengah rimbunnya hutan yang masih asri.
Kerennya lagi, wisata ini telah meraih predikat terbaik 1 pada malam Anugerah Jambore Desa Wisata Kaltim 2025 lho!
Baca Juga: Bosan dengan Pantai dan Mal Balikpapan? 5 Destinasi Ini Bisa Jadi Pelarian Sempurnamu
Dari Kebun Riset Jadi Tempat Obat Kangen
Siapa sangka, tempat se-asyik ini dulunya adalah kebun penelitian pribadi yang ditanami sejak 2006.
Kebun ini kaya banget sama aneka tanaman langka, mulai dari gaharu, asam keranji, sampai matoa.
Setelah sempat tak terurus, kebun ini disulap menjadi tempat wisata bernuansa pedesaan Jawa tempo dulu.
Ide cemerlang ini datang dari pemiliknya, Pak Suratan, yang ingin menciptakan ruang nostalgia bagi para perantau Jawa di Kalimantan.
Berkat dukungan warga sekitar, Pringgondani kini jadi salah satu destinasi favorit yang bikin orang penasaran. Mulai berjalan sejak 2024 lalu dan terus eksis hingga saat ini.
Baca Juga: Mau Liburan Anti Mainstream? Ayo coba Canyoning di Kota Bangun, Kukar
Vibes Jawa Kental di Tengah Hutan Tropis
Begitu masuk, kamu bakal langsung ngerasain suasana “Jawa banget”. Para penjualnya kompak pakai baju adat dan caping. Kios-kiosnya ditata apik dari bahan alami seperti rotan dan kayu.
Uniknya lagi, di sini jual-beli nggak pakai rupiah, tapi pakai “uang kayu” yang bisa kamu tukarkan di loket khusus sebelum memasuki area pasar tumpah ini.
Pasar ini cuma buka pas akhir pekan (Sabtu & Minggu) dan hari libur nasional, mulai jam 7 pagi sampai 4 sore.
Sesuai namanya, kios-kiosnya seakan “tumpah” di sepanjang jalan setapak, menyatu dengan rimbunnya hutan.
Baca Juga: Akhir Pekan Mau ke Mana? Ini 5 Hutan di Balikpapan yang Cocok Buat Healing!
Surganya Kuliner Tradisional yang Bikin Nagih
Nah, ini dia bagian favorit semua orang: kuliner! Siapin perut, karena di sini lidah kamu bakal dimanjain sama makanan-makanan tradisional dan tempo dulu yang udah jarang ditemuin di Balikpapan.
Ada pecel kembang turi, sego megono, gudeg, sampai minuman rempah hangat seperti wedang gaharu yang bahannya dipetik langsung dari kebun.
Selain itu makanan lainnya juga masih banyak, nggak cuma makanan jawa aja. Buah-buahan lokal juga bisa kamu dapat di sana.
Asyiknya lagi, semua makanan disajikan tanpa plastik dan kemasan sekali pakai.
Baca Juga: Prompt AI Pemain Bola: Cara Bikin Foto Jadi Pemain MU di Old Trafford dengan Google Gemini
Bukan Cuma Jajan, tapi Juga Belajar dan Main
Nggak cuma kulineran, petualangannya masih banyak! Di Pringgadani, ada banyak aktivitas lain yang bisa kamu coba di hari yang berbeda lho.
- Camping atau Family Gathering: Area luas dan asri, cocok buat kumpul bareng keluarga atau teman.
- Belajar Bareng Alam: Anak-anak bisa dikenalkan dengan berbagai jenis tanaman, mencoba menumbuk padi pakai lesung, sampai melihat langsung proses sadap getah karet.
Pasar Keramat: Panggung Budaya Nusantara
Biar nggak bosen, setiap Minggi pertama tiap bulan ada acara spesial bernama Pasar Keramat. Kalau Pasar Tumpah fokus ke budaya Jawa, Pasar Keramat ini adalah panggungnya budaya dari seluruh Indonesia.
Setiap bulan temanya ganti-ganti, lengkap dengan makanan khas dan pertunjukan seni yang seru. Gimana penasaran?
Buat Kamu yang Pengin Main
Lokasi: Gang Binjai, Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur (Cari “Pasar Tumpah Pringgondani” di Google Maps). Akses paling mudah menggunakan kendaraan pribadi.
Jam Buka:
- Pasar Tumpah: Sabtu, Minggu & Tanggal Merah 07.00 – 16.00 WITA.
- Pasar Keramat: hari Minggu pada pekan pertama setiap bulan. 07.00-15.00 WITA
- Kafe Pringgondani: Buka setiap hari 08.00-17.00 WITA Selasa Libur
- ???? Tiket & Bayar: Tiket masuk gratis
- Transaksi di dalam pasar wajib pakai “uang kayu” yang bisa ditukar di lokasi.
- ???? Info Terkini: Jangan lupa cek Instagram mereka di @pringgondani.gsa untuk update jadwal dan event terbaru!
Baca Juga: Long Weekend Kemerdekaan di Balikpapan aja, ini 7 Rekomendasi Destinasi yang Wajib Kamu Kunjungi!
Pringgondani menjadi bukti bahwa hidden gems terbaik seringkali bukan soal kemewahan, tapi soal rasa.
Dengan keaslian dan kehangatannya, tempat ini sukses jadi rumah untuk melepas rindu. Jadi, kapan kamu menjelajahi sudut nostalgia ini? ***
Editor : Dwi Puspitarini