Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prancis Ukir Sejarah di Thomas Cup 2026, Singkirkan Jepang dan Raih Medali Perdana

T
Penulis: Thomas Priyandoko❯
Pemain tim Prancis berselebrasi usai memastikan lolos ke semifinal Thomas Cup 2026. (BWF)
Pemain tim Prancis berselebrasi usai memastikan lolos ke semifinal Thomas Cup 2026. (BWF)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, – Timnas Prancis mencetak sejarah besar di Thomas Cup 2026 setelah memastikan medali pertama sepanjang keikutsertaan mereka. Kepastian itu diraih usai menumbangkan Japan dengan skor telak 3-0 pada babak perempat final, Sabtu (2/5/2026).

Kemenangan ini membawa Prancis melaju ke semifinal dan menandai pencapaian terbaik mereka di ajang beregu putra dunia tersebut.

Advertisement

Tak hanya itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah, dua negara Eropa sukses menembus semifinal Thomas Cup dalam satu edisi. Selain Prancis, tuan rumah Denmark juga lolos ke empat besar.

Pahlawan kemenangan Prancis datang dari Christo Popov, Alex Lanier, dan Toma Junior Popov yang sama-sama menang dua gim langsung.

Christo Popov membuka jalan setelah menaklukkan Kodai Naraoka dalam duel 67 menit. Setelah itu, Alex Lanier menambah keunggulan dengan mengalahkan Yushi Tanaka.

Advertisement

Kemenangan bersejarah dipastikan Toma Junior Popov usai menundukkan Koki Watanabe dengan skor ketat 21-19, 23-21.

“Saya ingin menangis, tapi saya terlalu bahagia. Kami menulis sejarah lagi,” ujar Toma Junior Popov.

Ia menyebut kemenangan ini menjadi bukti kebangkitan bulu tangkis Prancis di level dunia.

Sementara itu, Denmark juga melangkah ke semifinal usai mengalahkan Thailand dengan skor 3-1.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dembele Memble, Zidane Pasang Badan Usai Prancis Libas Belgia

Dembele Memble, Zidane Pasang Badan Usai Prancis Libas Belgia

Ousmane Dembele belum mencetak gol dalam empat laga bersama Zidane. Sang pelatih tetap percaya performanya akan segera kembali.

Yamal Tak Sefenomenal Mbappe

Yamal Tak Sefenomenal Mbappe

Lamine Yamal dan Kylian Mbappe sama-sama juara dunia di usia 19 tahun. Namun sejarah tampaknya mengingat mereka berbeda.

Lamine Yamal Bawa Spanyol Juara Dunia pada Usia 19 Tahun tapi Tak Sefenomenal Kylian Mbappé di Piala Dunia 2018

Lamine Yamal Bawa Spanyol Juara Dunia pada Usia 19 Tahun tapi Tak Sefenomenal Kylian Mbappé di Piala Dunia 2018

Sama-sama juara dunia di usia 19 tahun, Lamine Yamal dinilai belum menghadirkan ledakan seperti Kylian Mbappé pada 2018.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer