
KALTIMPOST.ID, NINGBO - Lifter andalan Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, gagal memecahkan rekor dunia dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2026 di Ningbo, Tiongkok. Kegagalan terjadi pada nomor clean and jerk kelas 75 kilogram putra, Sabtu (31/10).
Upaya Rahmat melampaui rekor dunia terhambat masalah teknis pada percobaan ketiga. Setelah sukses mengangkat beban 202 kilogram pada kesempatan kedua, dia memutuskan untuk meningkatkan beban menjadi 207 kilogram.
Rahmat gagal menyelesaikan angkatan tersebut akibat manajemen waktu yang kurang optimal. Dia terlambat naik ke platform karena masih berdiskusi mengenai strategi dengan tim pelatih.
"Saya terlambat naik ke panggung karena masih berdiskusi dengan pelatih mengenai persiapan angkatan," kata Rahmat, Minggu (1/11).
Saat menyadari waktu tersisa hanya lima detik, Rahmat bergegas menuju barbel untuk melakukan angkatan krusial tersebut. Meski berhasil menyelesaikan fase clean, dia tidak mampu menuntaskan gerakan jerk sebelum batas waktu berakhir.
"Saya sudah tahu waktunya terlambat untuk mengangkat. Saya tidak punya waktu untuk berkonsentrasi," ujar Rahmat mengenai dampak keterlambatan tersebut. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





