KALTIMPOST.ID, DENVER – Los Angeles Lakers akan kembali menantang Denver Nuggets dalam laga NBA, Minggu (23/2) pagi WIB. Duel ini menjadi ajang pembuktian Lakers yang berusaha menghentikan dominasi Nuggets.
Denver telah memenangkan 13 dari 14 pertemuan terakhir melawan Lakers sejak Januari 2023, termasuk lima kemenangan beruntun di musim reguler. Nuggets kini mengincar kemenangan ke-10 beruntun mereka.
Namun, Lakers tak ingin menyerah begitu saja. Mereka punya amunisi baru dalam diri Luka Doncic, yang kemungkinan besar akan tampil untuk pertama kalinya melawan Denver sejak bergabung dari Dallas Mavericks pada awal Februari.
Ya, sejak pindah ke Lakers, Doncic sudah bermain tiga kali, tetapi absen dalam kemenangan 110-102 atas Portland Trail Blazers.
Pada pertemuan pertama musim ini, Nuggets menang telak 127-102 atas Lakers. Tapi kondisi Lakers saat ini berbeda. Mereka sedang dalam tren positif dengan 13 kemenangan dari 17 laga terakhir dan kini hanya terpaut tiga kemenangan dari Denver yang menempati posisi kedua Wilayah Barat.
Meski Lakers kini diperkuat Doncic, LeBron James tetap menjadi nyawa tim. Pemain 39 tahun itu baru saja mencetak 40 poin dalam kemenangan melawan Trail Blazers. Catatan itu membuatnya menjadi pemain pertama dalam sejarah NBA yang mencetak lebih dari 40 poin dua kali setelah berusia 40 tahun.
"Saya masih mencintai permainan ini dan punya banyak hal untuk diberikan, baik untuk rekan setim maupun liga ini," ujar LeBron.
“Saya tahu waktu saya di liga ini tidak lama lagi, jadi selama masih bisa bermain, saya akan memberikan segalanya.”
LeBron memimpin perolehan poin Lakers dengan rata-rata 24,7 poin per pertandingan, disusul Austin Reaves (19,1). Sementara itu, Doncic mencatat rata-rata 14,7 poin dalam tiga pertandingan bersama Lakers, dan secara keseluruhan mencetak 26,5 poin dari 25 pertandingan musim ini.
Kehadiran Doncic menambah kekuatan di lini belakang Lakers, tapi mereka kini lebih lemah di sektor pertahanan setelah kehilangan Anthony Davis yang ditukar ke Mavericks. Hal ini bisa menjadi kelemahan saat menghadapi Denver yang diperkuat Nikola Jokic.(*)
Editor : Thomas Priyandoko