Legenda gulat profesional yang selama puluhan tahun menjadi wajah utama World Wrestling Entertainment (WWE) ini tutup usia di kediamannya di Clearwater, Florida.
Kabar Hulk Hogan meninggal dunia diumumkan secara resmi oleh WWE melalui akun media sosialnya pada Kamis, 24 Juli 2025.
“WWE berduka mengetahui anggota WWE Hall of Fame, Hulk Hogan telah meninggal dunia. Sebagai salah satu tokoh budaya pop yang paling dikenal, Hogan membantu WWE meraih pengakuan global pada tahun 1980-an. WWE menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, teman, dan penggemar Hogan,” bunmyi pengumuman duka tersebut.
Hulk Hogan meninggal dunia di usia 71 tahun karena serangan jantung. Dilansir dari berbagai sumber media, petugas medis datang ke rumahnya setelah menerima panggilan darurat. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, ia dinyatakan meninggal kurang dari dua jam kemudian.
Pihak kepolisian Clearwater memastikan tidak ada indikasi kekerasan atau kecurigaan dalam peristiwa ini.
Hulk Hogan Sakit Apa?
Kematian ini memang mengejutkan publik, namun riwayat kesehatan Hulk Hogan telah menjadi sorotan selama beberapa tahun terakhir.
Di balik tubuh kekarnya dan persona bintangnya, Hogan menyimpan sejarah panjang tentang rasa sakit, prosedur medis, dan pengorbanan fisik ekstrem yang ia tanggung akibat karier panjangnya di ring.
Dalam sebuah wawancara tahun lalu bersama Logan Paul, Hogan mengungkap bahwa dalam 10 tahun terakhir, ia telah menjalani lebih dari 25 kali operasi besar.
Sepuluh di antaranya dilakukan untuk menangani cedera di punggung. Tak hanya itu, ia juga telah menjalani penggantian kedua lutut dan pinggul, serta operasi bahu.
“Nyaris setiap bagian tubuhku sudah pernah dibuka,” ujar Hogan, menggambarkan seberapa jauh tubuhnya harus berkorban demi dunia gulat.
Cedera-cedera itu bukan hanya akibat benturan biasa. Hogan dikenal sebagai pegulat yang sering tampil dalam laga ekstrem, dengan manuver tubuh tinggi dan kekuatan penuh. Akumulasi dari puluhan tahun jatuh bangun di atas ring jelas membekas pada tubuhnya.
Terakhir, pada Mei 2025, Hogan menjalani operasi untuk memperbaiki struktur lehernya. Perwakilan resminya sempat menyatakan bahwa ia dalam masa pemulihan dan sudah bisa kembali bergerak normal.
Namun, sejumlah laporan juga menyebutkan bahwa kondisi kesehatannya menurun cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Hulkmania dan Warisan Hulk Hogan
Meski tubuhnya terkuras oleh waktu dan cedera, semangat Hogan tak pernah benar-benar padam.
Ia tetap aktif dalam proyek-proyek hiburan dan olahraga, termasuk mendirikan liga gulat independen bertajuk Real American Freestyle, yang rencananya menggelar pertandingan perdana pada akhir Agustus 2025. Hogan dijadwalkan menjadi komisaris pertama liga tersebut.
Kini, Hulk Hogan telah tiada. Namun kisahnya tentang ketenaran, kemenangan, dan perjuangan akan tetap hidup dan dikenang sebagai bagian tak tergantikan dari sejarah gulat profesional dunia. Selamat jalan Hulk Hogan. (*)
Editor : Almasrifah