KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Ujian berat harus dihadapi Bluefin Esports di ajang Liga 1 eFootball 2025 garapan Ifel. Dua laga perdana, Bluefin Esports harus berhadapan dengan tim besar, RRQ dan Onic.
Di pertandingan pertama, Jumat (3/10), Bluefin Esports harus merasakan kekalahan dari RRQ yang diperkuat penggawa timnas Faidan dan Elga. Tim asal Samarinda itu harus menelan kekalahan 3-0, (1-3, 1-3, 1-2).
Kekalahan di laga perdana ini membuat pelatih Bluefin Esports Adyatma Priady putar otak. Dirinya melihat timnya sudah tampil apik, namun ada beberapa momen yang berakibat terjadinya gol dari lawan.
"Secara keseluruhan mainnya sudah bagus. Tapi memang harus diperbaiki lagi di match berikutnya," ungkap pelatih asal Tenggarong tersebut.
Pada laga tersebut, Bluefin memainkan tiga pemainnya. Noor Rafiqi turun di match pertama 1 vs 1, di nomor co-op Akbar Paudie berpasangan dengan Ibrahim, dan di match ketiga 1 vs 1 dimainkan oleh Akbar Paudie.
Untuk pertandingan hari kedua, Bluefin akan bersua tim yang tak kalah kuat, Onic. Tim ini diperkuat oleh pemain terbaik dari Brazil, Joao Victor. Meski tak diunggulkan, Bluefin berusaha untuk tampil maksimal.
"Onic tim bagus, tapi kita akan tampil lebih bagus dari match sebelumnya. Ada sedikit perubahan nanti saat lawan Onic, termasuk urutan bermain dan komposisi tim," tukas Ady Qwa, julukan Adyatma Priady. (*)
Editor : Duito Susanto