Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Arab Saudi Bangun Stadion Langit Pertama di Dunia, Melayang 350 Meter di Atas Gurun

Uways Alqadrie • Rabu, 29 Oktober 2025 | 08:32 WIB

Foto istimewa
Foto istimewa
KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Arab Saudi kembali menunjukkan ambisinya untuk menaklukkan langit—kali ini lewat dunia olahraga. Negeri kaya minyak itu tengah menyiapkan NEOM Sky Stadium, stadion futuristik yang bakal melayang di udara setinggi 350 meter di atas hamparan gurun.

Proyek senilai Rp16 triliun atau sekitar US$1 miliar ini akan berdiri di kawasan The Line, kota linear futuristik dalam megaproyek NEOM, bagian dari visi besar kerajaan dalam transformasi menuju masa depan hijau dan berteknologi tinggi.

Dirancang sebagai stadion “sky” pertama di dunia, NEOM Sky Stadium disebut-sebut sebagai simbol keberanian baru Arab Saudi di bidang arsitektur dan teknologi. 

Struktur raksasa itu akan menampung hingga 46 ribu penonton, dan menjadi salah satu dari 15 arena utama Piala Dunia FIFA 2034—ajang yang akan digelar dua tahun setelah stadion rampung pada 2032.

Bayangkan, penonton menyaksikan pertandingan sepak bola dari ratusan meter di udara, dengan panorama gurun futuristik terbentang di bawah. Sensasi yang dulu hanya ada di film fiksi ilmiah, kini mulai diwujudkan menjadi nyata.

Seluruh operasional stadion dirancang berbasis energi terbarukan, sejalan dengan komitmen NEOM sebagai kawasan tanpa emisi. Selain untuk sepak bola, bangunan ini juga akan difungsikan sebagai arena konser internasional, festival budaya, dan berbagai ajang olahraga global sepanjang tahun.

Stadion ini nantinya terintegrasi langsung dengan struktur bercermin The Line, menciptakan efek visual seolah menggantung di udara. Tim arsitek internasional berpengalaman di proyek ekstrem akan mengawasi tahap konstruksi yang dijadwalkan dimulai pada 2026 dan selesai enam tahun kemudian.

Tak sedikit yang meragukan keamanan struktur langit ini. Namun, bagi pemerintah Saudi, keraguan publik justru menjadi pemantik semangat untuk terus membuktikan kemampuan teknologinya. 

“Kami ingin menunjukkan bahwa batas-batas konvensional bisa dilampaui,” demikian pernyataan pengembang NEOM.

Proyek NEOM sendiri merupakan megaproyek bernilai ratusan miliar dolar yang mencakup kota masa depan tanpa mobil, tanpa polusi, dan digerakkan sepenuhnya oleh energi hijau. 

Di tengah dinding kaca vertikal The Line, NEOM Sky Stadium akan menjadi ikon baru ambisi Saudi—mewakili pergeseran citra kerajaan dari sekadar padang pasir menuju simbol inovasi dan kemewahan modern.

Jika semua berjalan sesuai rencana, debut NEOM Sky Stadium pada 2032 akan menandai babak baru dalam sejarah olahraga dunia. Sebuah stadion yang bukan hanya tempat pertandingan, melainkan manifesto dari mimpi yang melayang di langit Arab Saudi.

 

Editor : Uways Alqadrie
#NEOM Sky Stadium #arab saudi #piala dunia