KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Persaingan di dunia esports semakin ketat, terutama di ajang Liga 1 eFootball garapan Ifel. Bagi Bluefin Esports, musim ini menjadi ujian besar untuk menjaga konsistensi performa di dua divisi andalan mereka—konsol dan mobile.
Kabar baik datang dari divisi konsol. Tim yang digawangi Noor Rafiqi dan rekan-rekan berhasil finis di posisi kelima klasemen dengan total 39 poin.
Baca Juga: Vinicius Junior Balikan dengan Sang Pacar, Liburan Mewah usai Drama El Clasico
Hasil itu memastikan langkah mereka ke fase berikutnya yang akan digelar secara offline. Dari delapan tim yang bersaing di regular series, hanya enam tim terbaik yang berhak lolos.
Pelatih Bluefin Esports, Adyatma Priady, mengaku sudah menyiapkan strategi dan bahan evaluasi sebelum menghadapi fase lanjutan.
Menurutnya, tampil secara offline menuntut kesiapan mental dan teknis yang berbeda dibanding bermain daring.
“Kami akan menonton ulang semua pertandingan, menganalisis kelemahan, dan memperbaikinya sebelum turun di babak berikutnya,” ujarnya.
Baca Juga: 90 Kenshi Balikpapan Panaskan Arena, Ajang Pemanasan Menuju Porprov 2026
Sementara itu, tim mobile Bluefin masih harus bekerja ekstra keras. Saat ini, Agus Ketty dan kawan-kawan menempati peringkat ketujuh dengan 34 poin.
Dari 12 peserta, hanya delapan tim terbaik yang akan melangkah ke fase selanjutnya. Artinya, perjuangan mereka belum berakhir—dan setiap pertandingan kini menjadi laga hidup-mati. (*)
Editor : Ery Supriyadi