Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Drama Dallas Mavericks: Nico Harrison Resmi Dipecat, Efek Domino Luka Doncic Trade Mulai Terasa

Ery Supriyadi • Rabu, 12 November 2025 | 19:29 WIB
Nico Harrison
Nico Harrison

KALTIMPOST.ID — Suasana ruang manajemen Dallas Mavericks memanas. Tim yang sempat dielu-elukan sebagai calon pesaing juara NBA itu kini menghadapi gejolak besar di awal musim.

Setelah serangkaian hasil mengecewakan, manajemen akhirnya mengambil langkah tegas. General manager Nico Harrison resmi dipecat, Selasa (11/11) waktu setempat. Keputusan ini datang di tengah catatan minor Mavericks yang baru meraih 3 kemenangan dan 8 kekalahan sejak awal musim.

Menurut laporan ESPN, posisi Harrison untuk sementara diisi oleh dua asisten manajer, Michael Finlay dan Matt Riccardi. Dalam pernyataan resmi, gubernur tim sekaligus pemilik utama Mavericks, Patrick Dumont, menyebut keputusan ini bagian dari restrukturisasi besar.

“Langkah ini mencerminkan komitmen kami untuk membangun organisasi berkelas juara, yang mampu menghadirkan prestasi bagi pemain, mitra, dan terutama penggemar setia kami,” tulis Dumont dalam rilis resmi klub.

Namun di balik keputusan tersebut, bayang-bayang trade kontroversial Luka Doncic ke Los Angeles Lakers pada Februari lalu masih membekas. Keputusan yang digagas langsung oleh Harrison itu menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan suporter.

Sejak saat itu, seruan “Fire Nico!” sering menggema di American Airlines Center, terutama ketika Mavericks mengalami kekalahan.

Dumont sendiri yang awalnya mendukung keputusan tersebut kini mengaku menyesal. Hal itu terungkap dalam momen tak terduga ketika seorang fan muda bernama Nicholas Dickason, mengenakan jersey Doncic versi Lakers bernomor 77, berbincang langsung dengan Dumont di sela laga melawan Milwaukee Bucks.

Dickason awalnya hendak meminta maaf karena sempat mengacungkan jari tengah kepada sang pemilik saat laga pembuka NBA melawan San Antonio Spurs (23/10/2025). Namun, justru Dumont yang menyampaikan penyesalan.

“Patrick merasa sangat bersalah atas pertukaran pemain itu dan ingin menebusnya,” ujar Dickason kepada The Athletic.

Situasi Mavericks kini berada di persimpangan. Analis The Athletic, John Hollinger, menilai manajemen perlu mengambil langkah berani untuk membenahi skuad. Ia menyarankan agar Mavericks segera menukar Anthony Davis, yang menjadi bagian dari trade Doncic, sebelum nilai pasarnya menurun karena faktor usia dan cedera.

Selain itu, Kyrie Irving (33) juga disebut sebaiknya dilepas setelah pulih dari cedera, agar ruang gaji tim lebih longgar. Dengan begitu, Mavericks bisa membangun ulang fondasi tim di sekitar dua pemain muda berbakat: Cooper Flagg (18) dan Dereck Lively II (21).

Langkah yang mungkin jadi taruhan terakhir bagi Mavericks untuk keluar dari bayang-bayang keputusan paling kontroversial dalam sejarah klub. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#luka doncic #kyrie irving #dallas mavericks #nba 2025 #anthony davis