KALTIMPOST.ID - Yamaha tengah bersiap menjalani rangkaian uji coba penting pascapenutupan musim MotoGP. Dalam beberapa hari ke depan, pabrikan asal Jepang itu akan menguji mesin V4 terbaru yang digadang-gadang sebagai fondasi performa musim depan.
Namun antusiasme tersebut tidak sepenuhnya membuat paddock tenang. Di tengah persiapan yang berlangsung ketat, muncul kekhawatiran dari salah satu pebalap utamanya.
Baca Juga: Cucu Donald Trump Debut di LPGA, Hasilnya Tak Diduga
Di pertengahan sesi wawancara, Fabio Quartararo mengungkapkan rasa waswasnya menyambut tes resmi di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Selasa (18/11/2025). Ia menyebut informasi yang beredar di internal tim menyatakan bahwa Yamaha hanya menyediakan satu unit motor V4 untuk tiap pebalap.
“Saya tidak tahu pasti berapa unit V4 yang akan kami miliki,” ujar Quartararo, dikutip Crash. “Saya harap bukan hanya satu, karena kecelakaan di pagi hari bisa menghancurkan seluruh tes.’’
Kekhawatiran itu tidak berlebihan. Sebab, jika satu-satunya motor mengalami kerusakan, pembalap praktis tidak dapat melanjutkan pengujian. Situasi ini akan menghambat evaluasi performa mesin anyar yang menjadi langkah besar Yamaha setelah bertahun-tahun memakai konfigurasi inline-four.
Selain Quartararo, tiga pembalap Yamaha lain juga dijadwalkan menguji motor V4. Mereka adalah Alex Rins, Jack Miller, dan rider anyar Toprak Razgatlioglu. Seluruh program pengujian berlangsung dua hari setelah balapan penutup musim MotoGP yang digelar di lokasi yang sama.
Meski situasi cukup menegangkan, Quartararo berusaha melihat sisi positif dari musim yang ia jalani. Yamaha menunjukkan sejumlah peningkatan dibanding tahun lalu. Rider asal Prancis itu meraih beberapa podium dan lima pole position sepanjang musim.
Baca Juga: Pendaftaran Calon Ketua KONI Balikpapan Dibuka, Ini Syarat Bagi Kandidat...
Tetapi jelang seri pamungkas, posisinya masih tertahan di peringkat sembilan klasemen sementara. “Saya telah memberikan yang terbaik. Saya telah belajar tahun ini bahwa saya berusaha keras, entah berebut posisi pertama, kelima, atau kesepuluh. Itu peningkatan terbesar saya musim ini,” tuturnya.
Tes Valencia pun kini menjadi penentu awal untuk melihat arah pengembangan Yamaha menuju MotoGP musim depan—dan Quartararo berharap, semuanya berjalan tanpa insiden yang menggagalkan harapannya. (*)
Editor : Ery Supriyadi