Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sabalenka vs Rybakina: Final Australian Open 2026 Siap Pecah Rekor

Ery Supriyadi • Sabtu, 31 Januari 2026 | 06:00 WIB

Aryna Sabalenka (kiri) menghadapi Elena Rybakina pada laga final Australia Open di Melbourne hari ini (31/1).
Aryna Sabalenka (kiri) menghadapi Elena Rybakina pada laga final Australia Open di Melbourne hari ini (31/1).

KALTIMPOST.ID - Aryna Sabalenka masih menjadi sorotan jelang final Australian Open 2026 di Melbourne Park, Sabtu (31/1). Petenis asal Belarus ini menempati peringkat satu dunia selama 67 pekan berturut-turut sejak 21 Oktober 2024 dan sudah mengoleksi empat gelar grand slam, dua di antaranya dari Australian Open.

Meski begitu, statusnya sebagai nomor satu dunia tidak menjamin kemenangan mudah. Sabalenka akan menghadapi Elena Rybakina, lawan yang beberapa kali membuatnya gagal di laga final.

Dalam empat pertemuan terakhir di final, Sabalenka baru sekali menang melawan Rybakina. Kemenangan itu terjadi di final Australian Open 2023. Tiga final berikutnya—di Indian Wells 2023, Brisbane 2024, dan WTA Finals 2025—selalu berakhir dengan kekalahan.

Baca Juga: Aturan Baru Dana Pensiunan PNS dari Menkeu Purbaya Ramai Dibahas, Benarkah Gaji Pensiun Naik?

Sabalenka mengakui rivalitas dengan Rybakina telah berkembang sejak final Melbourne tiga tahun lalu. “Kami telah melalui banyak pertarungan dan final yang tak terlupakan. Dia dan saya adalah pemain yang berbeda dari final 2023,” kata Sabalenka dikutip dari Punto de Break.

Petenis 27 tahun ini menegaskan tidak ingin terjebak dalam memori manis final AO 2023, yang sekaligus menjadi gelar grand slam pertamanya. “Kami lebih kuat secara mental dan fisik, dan sekarang bermain tenis dengan lebih baik. Saya akan menghadapi pertandingan ini sebagai sesuatu yang sama sekali berbeda,” lanjutnya.

Di sisi lain, Rybakina datang dengan kepercayaan diri tinggi. Dua bulan lalu, dia berhasil mengalahkan Sabalenka 6-3, 7-6(0) di final WTA Finals 2025. Tie-break 7-0 pada set kedua menjadi kekalahan tanpa poin pertama Sabalenka dalam tie-break sepanjang kariernya.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap I Cair Februari 2026, Ini Rincian Bantuan dan Cara Cek Penerima

Rekor itu menjadi modal penting bagi Rybakina untuk memburu grand slam keduanya setelah Wimbledon 2022. “Turnamen WTA Finals memberi saya banyak kepercayaan diri karena saya bermain melawan pemain-pemain terbaik. Saya mempertahankan level permainan, memainkan pertandingan sulit dan ketat, dan memenangkan semuanya,” ujarnya.

“Kondisinya berbeda dari turnamen lain, tetapi saya pikir saya bisa mengambil hal-hal positif dari sana. Itu yang saya coba terapkan musim ini: mengingat hal-hal baik dari WTA Finals dan membawanya ke pertandingan sekarang,” tambah Rybakina. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Elena Rybakina #Australian Open 2026 #grand slam #Aryna Sabalenka