Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Thailand Masters Berjodoh dengan Siti Fadia, Juara Lagi dengan Pasangan Baru

Ery Supriyadi • Minggu, 1 Februari 2026 | 19:42 WIB

Fadia/Tiwi menjadi yang terbaik di ganda putri Thailand Masters usai menaklukkan pasangan Tiongkok Bao Li Jing/Li Yi Jing di final.
Fadia/Tiwi menjadi yang terbaik di ganda putri Thailand Masters usai menaklukkan pasangan Tiongkok Bao Li Jing/Li Yi Jing di final.

KALTIMPOST.ID - Thailand Masters seolah menjadi turnamen spesial bagi Siti Fadia Silva Ramadhanti. Pebulutangkis Indonesia itu kembali mencatatkan prestasi gemilang di ajang tersebut.

Bertanding di Patumwan, Thailand, Fadia sukses mempertahankan tradisi juara. Jika tahun lalu ia menjadi kampiun bersama Lanny Tria Mayasari, kali ini Fadia naik podium tertinggi dengan pasangan baru, Amalia Cahaya Pratiwi.

Duet Fadia/Tiwi memastikan gelar juara setelah menaklukkan pasangan Tiongkok, Bao Li Jing/Li Yi Jing, lewat pertarungan tiga gim yang menegangkan. Mereka sempat kalah 15-21 di gim pertama sebelum bangkit dan menang 21-15, 21-18.

Baca Juga: Soal Wacana Polri di Bawah Kemendagri, Ketum Pusaka Kaltim: Yang Penting Substansi Peran

Tiwi mengakui, laga final tidak berjalan mudah, terutama pada gim pembuka. Menurutnya, pasangan Indonesia terlalu terburu-buru sehingga banyak melakukan kesalahan sendiri.

“Di gim pertama kami terlalu buru-buru. Lawan sudah membaca pola permainan kami. Tapi kami percaya, kalah di gim pertama bukan berarti tidak bisa menang di gim berikutnya,” ujar Tiwi.

Gelar Thailand Masters 2026 terasa sangat spesial bagi Tiwi. Selain menjadi titel pertamanya bersama Fadia, kemenangan ini disebutnya sebagai modal penting untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

Baca Juga: Strategi Jitu Fabio Lefundes: Koldo Obieta Cetak Gol Penentu Meski Belum Fit 100 Persen

“Alhamdulillah, senang sekali bisa juara, apalagi dengan pasangan baru. Semoga ini jadi modal bagus ke depan,” katanya.

Sementara itu, Fadia mendedikasikan gelar tersebut untuk tim pelatih dan seluruh pemain ganda putri Pelatnas PBSI. Ia berharap kemenangan ini mampu meningkatkan kepercayaan diri tim secara keseluruhan.

“Gelar ini kami dedikasikan untuk Coach Karel, Coach Nitya, dan tim ganda putri Pelatnas PBSI. Kami semua pasangan baru. Semoga hasil ini bisa memacu teman-teman untuk lebih percaya diri,” ujar Fadia.

Baca Juga: Dana Global Mengalir ke Indonesia, Tapi Proyek Hijau Masih Minim

Dominasi Indonesia di Thailand Masters 2026 tidak berhenti di sektor ganda putri. Partai final ganda putra juga mempertemukan sesama wakil Merah Putih.

Pada laga tersebut, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus mengakui keunggulan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dengan skor 10-21, 17-21. Kekalahan itu menjadi yang kedua bagi Raymond/Joaquin di final turnamen tahun ini.

Sebelumnya, mereka juga gagal meraih gelar di Indonesia Masters 2026 usai kalah dari pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

Baca Juga: Sektor Jasa Perjalanan di Kutai Barat Kedatangan Pemain Baru, Buka Peluang Perputaran Ekonomi Lokal

Sementara di sektor ganda campuran, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil keluar sebagai juara setelah menumbangkan pasangan non-Pelatnas, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti.

Adnan/Indah menang lewat duel tiga gim dengan skor 18-21, 21-19, 21-17. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#bulu tangkis indonesia #Amalia Cahaya Pratiwi #ganda putri #Thailand Masters 2026 #siti fadia silva ramadhanti