KALTIMPOST.ID, SINGAPURA – Paket pembaruan mobil Mercedes yang diperkenalkan pada Grand Prix Malaysia pekan lalu belum membuahkan hasil meyakinkan. Namun, Kimi Antonelli tetap optimistis dengan potensi peningkatan tersebut saat menghadapi GP Singapura.
“Saya rasa Sepang sedikit berbeda karena kondisi aspal dan suhu yang tinggi. Semoga akhir pekan ini kami bisa menempatkan mobil dalam kondisi yang lebih baik dengan paket tersebut,” ujar Antonelli.
Untuk memahami karakteristik spesifikasi mobil terbaru itu, Antonelli banyak berdiskusi dengan race engineer kawakan Mercedes, Peter Bonnington, yang akrab disapa Bono. Berdasarkan pengamatan di paddock Marina Bay, keduanya beberapa kali terlihat berbincang.
Baca Juga: TKD Rp599,2 Triliun Sudah Cair hingga September 2026, Gaji 5,3 Juta ASN Daerah Ikut Dibiayai
Kedekatan tersebut sejalan dengan pandangan Team Principal Mercedes Toto Wolff. Dia menilai pengalaman Bono mendampingi sejumlah pembalap besar membuatnya mampu menjadi mentor yang baik bagi Antonelli.
“Bono belajar dari para pembalap hebat, dari (Michael) Schumacher selama bertahun-tahun, lalu (Lewis) Hamilton, dan sekarang Kimi. Dia menjadi mentor yang baik, tetapi juga bos yang tegas,” ujar Wolff pada Mei lalu.
Sementara itu, Mercedes dipastikan menggunakan dua spesifikasi mobil berbeda pada GP Singapura. Antonelli tetap memakai paket terbaru, sedangkan George Russell memilih kembali ke spesifikasi lama.
Russell sebenarnya sudah berniat kembali menggunakan spesifikasi lama sebelum GP Malaysia. Kerusakan unit daya (power unit) di Sepang, yang berujung penalti posisi start di Singapura akibat penggantian komponen mesin, semakin memantapkan keputusannya. (*)
Editor : Ery SupriyadiSumber : Jawa Pos Koran