Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia Termuda F1

Ery Supriyadi
Penulis: Ery Supriyadi❯
Kimi Antonelli berpeluang mencatatkan namanya dalam sejarah Formula 1 sebagai juara dunia termuda jika mampu mengunci gelar di GP Amerika Serikat. (THE INDEPENDENT)
Kimi Antonelli berpeluang mencatatkan namanya dalam sejarah Formula 1 sebagai juara dunia termuda jika mampu mengunci gelar di GP Amerika Serikat. (THE INDEPENDENT)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, AUSTIN – Kimi Antonelli berpeluang mengunci gelar juara dunia Formula 1 musim ini pada Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of The Americas (COTA), Austin, pada 23–25 Oktober mendatang. Pembalap berusia 20 tahun itu juga berkesempatan mencetak rekor sebagai juara dunia termuda dalam sejarah F1.

Berdasarkan hitung-hitungan di atas kertas, Antonelli bisa memastikan gelar jika memenangi balapan di COTA. Namun, ada sejumlah syarat yang harus terpenuhi. Rekan setimnya di Mercedes, George Russell, harus finis di posisi kesembilan atau lebih rendah. Sementara itu, pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, harus berada di posisi kelima atau lebih rendah.

Advertisement

Jika skenario tersebut terpenuhi, Antonelli akan unggul 125 poin atas Russell. Jumlah itu setara dengan poin maksimal yang masih bisa diraih dalam lima balapan tersisa. Antonelli tetap dipastikan menjadi juara karena Russell tidak lagi memiliki peluang untuk menyamai jumlah kemenangannya.

Meski peluang meraih gelar semakin terbuka, Antonelli tidak ingin terlalu memikirkannya.

Advertisement

“Saya tahu peluang itu sudah sangat dekat. Namun, saya harus memastikan bahwa saya terus melakukan yang terbaik,” kata Antonelli.

“Pola pikir saya selalu sama, yakni berusaha memenangi balapan dan tampil sebaik mungkin,” tegasnya.

Di tengah keunggulannya dalam perebutan gelar, Antonelli menilai Mercedes masih perlu memaksimalkan paket aerodinamika terbaru. Paket yang diperkenalkan sejak GP Bahrain itu belum menunjukkan potensi maksimal saat digunakan di Singapura.

“Paket baru ini punya potensi, tetapi kami masih harus memahami cara kerjanya. Mobil juga cukup sensitif terhadap gaya mengemudi dan pengereman. Saya yakin kami bisa membuatnya lebih cepat setelah lebih memahami karakter paket ini,” ujar Antonelli.

Antonelli berharap tiga sesi latihan bebas di Austin bisa membantu Mercedes menemukan setelan mobil yang tepat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Skenario Rumit Kimi Antonelli Mengunci Gelar Juara di Austin

Skenario Rumit Kimi Antonelli Mengunci Gelar Juara di Austin

Kimi Antonelli berpeluang kunci gelar juara dunia F1 termuda di GP Amerika Serikat.

Hamilton hingga Norris Puji Kimi Antonelli Usai Ukir Sejarah F1

Hamilton hingga Norris Puji Kimi Antonelli Usai Ukir Sejarah F1

Sejumlah mantan juara dunia F1 mengakui konsistensi dan kematangan Antonelli setelah melewati musim keduanya bersama Mercedes.

Dari Keterpurukan di Spa ke Puncak Dunia Formula 1

Dari Keterpurukan di Spa ke Puncak Dunia Formula 1

Toto Wolff masih mengingat masa ketika Antonelli menangis di Spa. Kini, pembalap muda Mercedes itu justru mencetak rekor bersejarah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer