Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Skenario Rumit Kimi Antonelli Mengunci Gelar Juara di Austin

Ery Supriyadi
Penulis: Ery Supriyadi❯
Kimi Antonelli (kiri) dan dan pembalal Ferrari, Lewis Hamilton.
Kimi Antonelli (kiri) dan dan pembalal Ferrari, Lewis Hamilton.

Advertisement

 

KALTIMPOSTID, AUSTIN - Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, berpeluang mengunci status sebagai juara dunia Formula 1 termuda sepanjang masa pada gelaran Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Senin (26/10) dini hari.

Kendati peluang emas berada di depan mata, pembalap berusia 20 tahun asal Italia ini menolak terbebani oleh kalkulasi poin penentu. Dirinya menegaskan komitmen untuk menjaga fokus penuh pada balapan akhir pekan ini.

Advertisement

"Rasanya memang gila jika memikirkannya. Justru karena itu, saya tidak akan memikirkannya," kata Antonelli dalam sesi konferensi pers jelang GP Amerika Serikat.

Jalan Antonelli untuk menyegel gelar juara dunia di COTA menuntut pemenuhan syarat yang ketat. Antonelli wajib finis di podium pertama, sembari berharap rekan setimnya di Mercedes, George Russell, finis di peringkat kesembilan atau lebih rendah.

Advertisement

Pada saat yang sama, pembalap Ferrari Lewis Hamilton juga harus menyelesaikan balapan di posisi kelima atau lebih buruk. Jika skenario tersebut terwujud, Antonelli akan mematahkan rekor Sebastian Vettel yang menjadi juara dunia F1 pada musim 2010 saat berusia 23 tahun 134 hari.

Antonelli, yang genap berumur 20 tahun pada 25 Agustus lalu, memilih mempertahankan pendekatan balapan yang realistis. Ia mengaku tidak ingin mengubah ritme kerja yang sudah berjalan konsisten sejak awal musim.

"Pola pikir saya sepanjang tahun selalu sama: balapan satu demi satu. Saya hanya berusaha melakukan yang terbaik setiap akhir pekan. Jika saya melakukan semuanya dengan baik, hasilnya akan datang," ujar Antonelli.

Perjalanan debut Antonelli melampaui prediksi awal setelah menggantikan posisi peninggalan Hamilton di Mercedes. Pembalap debutan ini telah mengamankan delapan kemenangan dari 17 seri balapan, melampaui torehan Russell yang semula lebih diunggulkan.

Performa impresif tersebut menuai apresiasi luas, termasuk dari juara dunia F1 musim lalu, Lando Norris. Norris menilai Antonelli tampil sangat dominan sepanjang kompetisi musim ini.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia Termuda F1

Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia Termuda F1

Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli tak ingin terlena oleh hitung-hitungan gelar dan memilih fokus memaksimalkan performa mobilnya.

Kimi Antonelli Tolak Nomor 1, Pilih Pertahankan Angka Keberuntungan

Kimi Antonelli Tolak Nomor 1, Pilih Pertahankan Angka Keberuntungan

Pilihan nomor balap Antonelli tak lepas dari pengalaman pribadi dan kekagumannya terhadap legenda F1 asal Brasil, Ayrton Senna.

Hamilton hingga Norris Puji Kimi Antonelli Usai Ukir Sejarah F1

Hamilton hingga Norris Puji Kimi Antonelli Usai Ukir Sejarah F1

Sejumlah mantan juara dunia F1 mengakui konsistensi dan kematangan Antonelli setelah melewati musim keduanya bersama Mercedes.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer