Garuda Dunia Mendunia, Darah Muda yang Bikin Bangga

Ery Supriyadi • Dipublikasikan Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:38 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia, Muhammad Luthfi Habibi dan Dian Ramadhani, meraih gelar juara di ajang BWF World Junior Championships 2026 di Kairo, Mesir.
Pasangan ganda campuran Indonesia, Muhammad Luthfi Habibi dan Dian Ramadhani, meraih gelar juara di ajang BWF World Junior Championships 2026 di Kairo, Mesir.

 

KALTIMPOST.ID - Oktober menjadi bulannya pemuda. Beberapa hari menjelang peringatan Sumpah Pemuda, prestasi besar ditorehkan atlet-atlet muda Indonesia di ajang BWF World Junior Championships (WJC) 2026. Keberhasilan ini menjadi gambaran potensi besar bulu tangkis Indonesia pada masa depan.

Prestasi ganda campuran Indonesia saat ini memang sedang meredup. Namun, pencapaian duet Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani menjadi oase di tengah minimnya prestasi sektor tersebut.

Luthfi/Dian baru saja menorehkan prestasi membanggakan. Ganda binaan PB Djarum itu berhasil meraih gelar juara ganda campuran BWF World Junior Championships (WJC) 2026 atau Kejuaraan Dunia Junior yang berlangsung di Kairo pada 5–17 Oktober lalu.

Baca Juga: Waktu Terbaik Minum Vitamin D Agar Tidur Nyenyak dan Maksimal

Luthfi/Dian menjadi kampiun setelah menaklukkan pasangan Tiongkok, Feng Yi Lang/Li Meng Han, dengan skor 17-15, 8-15, 16-14.

Keberhasilan tersebut sekaligus mengakhiri paceklik gelar ganda campuran Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior. Wakil Merah Putih terakhir kali naik podium tertinggi melalui duet Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil pada edisi 2018.

Usai prosesi juara, Luthfi tidak bisa menyembunyikan rasa harunya.

"Terima kasih buat suporter, mahasiswa, dan teman-teman yang sudah mendukung saya dari awal hingga akhir. Saya bisa mendapatkan gelar juara dunia junior ini bersama Dian," kata Luthfi seperti dikutip dari situs resmi PBSI.

"Gelar ini terutama untuk pelatih kami. Karena dengan persiapan hanya 2–3 minggu, kami bisa mengambil gelar juara," ujar atlet asal Samarinda yang baru berusia 17 tahun itu.

Dian juga merasakan kebahagiaan serupa. Pebulu tangkis berusia 18 tahun asal Meulaboh, Aceh Barat, tersebut mengungkapkan ketegangan yang dirasakannya sepanjang pertandingan final, terutama ketika memasuki poin-poin kritis.

"Saat tertinggal di poin kritis, saya sudah sangat tegang. Namun, pelatih dan Luthfi terus menyemangati dan meyakinkan saya. Saya akhirnya bisa terus mencoba dan berhasil," ujar Dian.

Radithya Debut Langsung Juara

Selain dari sektor ganda campuran, Indonesia juga membawa pulang gelar juara dari sektor tunggal putra. Dominasi Merah Putih terlihat setelah terciptanya All Indonesian Final yang mempertemukan Radithya Bayu Wardhana dengan Fardhan Rainanda Joe.

Radithya Bayu Wardhana mengalahkan rekan senegara, Fardhan Rainanda Joe, dalam final tiga gim di Kairo.
Radithya Bayu Wardhana mengalahkan rekan senegara, Fardhan Rainanda Joe, dalam final tiga gim di Kairo.

 

Pertandingan berlangsung ketat meski kedua pemain sama-sama berasal dari Indonesia. Radithya akhirnya memenangi duel tiga gim tersebut dengan skor 15-9, 11-15, 15-8.

Radithya mengaku tidak menyangka bisa keluar sebagai juara. Terlebih, atlet kelahiran Tanjung Pinang itu baru menjalani debut di WJC.

"Alhamdulillah, bersyukur bisa ikut WJC untuk pertama kalinya dan langsung juara," ucapnya.

"Bisa juara dunia junior masih terasa seperti mimpi. Cukup puas? Saya rasa belum karena masih ada tantangan lagi ke depannya," timpal atlet yang baru berusia 18 tahun itu.

Baca Juga: 4 Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine Anda

Radithya juga sudah menatap tantangan berikutnya. Dia berharap bisa terus berkembang ketika nantinya bergabung dengan pelatnas.

"Ketika masuk pelatnas nanti, saya akan belajar banyak dari para senior agar bisa terus menampilkan yang terbaik buat Indonesia," lanjutnya.

Di sisi lain, Joe mengaku sedikit kecewa karena gagal menjadi juara. Dia kembali harus puas dengan medali perak setelah sebelumnya meraih hasil serupa di Asian Junior Championships (AJC).

"Kembali mendapat medali perak setelah sebelumnya dapat perak juga di AJC kemarin, rasanya cukup kecewa. Maunya juara, tetapi dapatnya perak. Namun, bersyukur juga bisa sampai di titik ini," ujarnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Sumber : Jawa Pos Koran
Radithya Bayu Wardhana BWF World Junior Championships 2026 Muhammad Luthfi Habibi Dian Ramadhani bulu tangkis indonesia