Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tradisi Makkatte Masih Bertahan di Perantauan

Ismet Rifani • Senin, 11 Maret 2024 | 15:00 WIB

 

Photo
Photo
JAGA TRADISI: Berbaju bodo dan duduk di pelaminan dilakoni dua remaja yang menjalani tradisi makkatte.

 

TRADISI turun-temurun dilakukan suku Bugis, Sulawesi Selatan di Kaltim, di antaranya khitan anak perempuan atau makkatte. Saat tradisi, anak perempuan yang beranjak remaja mengenakan baju bodo, dengan riasan wajah yang cantik.

Seperti dilakukan keluarga Haji Husin, kepada dua cucu perempuannya, Medina Ameera (5) dan Humaira Nuranisa (10). Propertinya ada pisang, kelapa, gula merah, beras ketan pada sebuah wadah, ayam hidup. Pisang melambangkan penarik rezeki, gula merah dengan harapan memeluk kehidupan yang senantiasa manis dan lainnya.

Anak tersebut diajak berwudu, lalu didudukkan pada bantal sambil mengucapkan dua kalimat syahadat saat sanro, dukun perempuan yang sudah dipercayai keluarga turun-temurun untuk mengkhitankan, melakukan penggoresan kecil pada klitoris. Kemudian, anak digendong ayahnya berkeliling dalam rumah.

“Semua yang tersedia memiliki pesan, makna, dan doa. Jadi, tradisi ini memang memanjatkan doa yang dipanjatkan untuk anak. Agar kelak ketika dewasa anak bisa hidup sejahtera, beriman, dan selalu berlimpah rezeki,” jelas Maulina, ibu Humaira.

Prosesi selesai, anak lantas duduk di pelaminan seperti pengantin. Setelah itu dilakukan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan selawat serta pujian bagi Nabi Muhammad SAW, diakhiri makan bersama. (ms/k15)

 

IBRAHIM SAINUDDIN

baimkaltimpost.bpn@gmail.com

 

Editor : Ismet Rifani