Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Wali Kota Imbau ASN Gunakan Balikpapan City Trans

Dina Angelina • Senin, 1 Juli 2024 | 18:42 WIB

 

MULAI MENGASPAL: Balikpapan City Trans beroperasi sebagai moda transportasi baru di Kota Minyak. (FOTO: ANGGI PRADITHA/KP)
MULAI MENGASPAL: Balikpapan City Trans beroperasi sebagai moda transportasi baru di Kota Minyak. (FOTO: ANGGI PRADITHA/KP)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kementerian Perhubungan resmi menyerahkan bantuan transportasi massal berupa bus Balikpapan City Trans. Total tersedia 19 bus yang melayani tiga koridor di Kota Beriman. Ada pun kapasitas bus sekitar 32-40 penumpang.

Seperti yang nampak di halaman Balai Kota Balikpapan saat peluncuran Balikpapan City Trans, Senin (1/7). Tampilan transportasi massal ini mirip dengan TransJakarta. Namun bedanya, Balikpapan City Trans dengan dominasi warna merah dan biru. Lalu dilengkapi motif khas Balikpapan.

Seperti motif batik kelubut dan bertuliskan tagline Balikpapan Nyaman untuk menunjukkan identitas Balikpapan. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, pihaknya siap melengkapi fasilitas dengan membangun halte.

Bahkan dalam waktu dekat bakal dibangun beberapa halte dengan memanfaatkan dana corporate social responsibility (CSR). “Ada berapa titik halte masih dikaji Dinas Perhubungan, bagaimana tempat-tempat pemberhentian,” katanya.

Baca Juga: Transportasi Massal Balikpapan City Trans Mulai Beroperasi

Dia menuturkan, tentu Balikpapan punya dana dari APBD. Namun dia mengajak perusahaan yang ada di Kota Minyak untuk terlibat dalam membangun kota. “Ada banyak perusahaan yang bisa diajak berpartisipasi untuk membangun halte,” ucapnya.

Rahmad menyadari, pihaknya tidak memaksa warga untuk langsung beralih dari transportasi pribadi menjadi pengguna transportasi massal. Namun pemerintah setidaknya sudah memulai dengan menyediakan fasilitas terlebih dulu.

“Kalau warga merasa aman dan nyaman pasti beralih sendirinya,” imbuhnya. Maka sebagai tahap awal, Pemkot Balikpapan juga akan memberi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mulai menggunakan Balikpapan City Trans.

“Kalau bisa aparatur sipil negara (ASN) tidak perlu pakai mobil dulu. Tapi pakai bus untuk memberi contoh. Ini sesuai anjuran Dirjen Perhubungan Darat, kalau bisa mulai dari ASN dulu,” ungkapnya. Menurutnya warga akan lebih mudah dengan transportasi massal.

Selain terhindar dari kemacetan, pengguna tidak lelah dan bisa sambil berjalan kaki. Sehingga mendukung pola hidup lebih sehat. Namun ini semua perlu membangun budaya.

Maka sekarang hal paling utama sosialisasi kepada masyarakat dan angkutan kota. Pihaknya ingin turut menyukseskan pembangunan IKN. Termasuk Balikpapan sekarang juga ditempatkan sebagai kota pertama yang menerima program tersebut.

“Ini momen kami daerah di Kaltim bersinergi. Kami tidak ditinggalkan pada pembangunan ibu kota negara,” tuturnya. Dia berharap dukungan seluruh warga tetap berkolaborasi dan bersinergi untuk membangun Balikpapan. (gel)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko