KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Kebun Sumber Berkah, salah satu destinasi wisata alam yang berbasis edukasi di Kota Balikpapan. Kebun ini dikelola oleh Ketua RT 37, Kelurahan Batu Ampar, Sunaryo dan inisiator Kebun Sumber Berkah serta dikoordinasi pengembangan hasilnya oleh Sukirno.
Penjualan hasil panen melon dari kebun ini diminati warga Balikpapan hingga luar kota. Mereka mengetahui eksistensi kebun ini mulai dari mulut ke mulut, hingga saat ini berkembang informasinya lewat media sosial.
Di Kebun Sumber Berkah ada program menarik seperti wisata edukasi dengan melayani berbagai event kunjungan baik dari dinas-dinas, perusahaan hingga sekolah-sekolah untuk belajar menanam dan memanen buah melon.
Ada juga sensasi yang ditawarkan kepada pengunjung yaitu merasakan pengalaman berjalan-jalan di tengah kebun sambil memetik sendiri buah yang diinginkan.
Selain itu bukan hanya tempat wisata, Kebun Sumber Berkah menyediakan tempat khusus untuk siapa saja yang ingin belajar menanam dengan tersedia berbagai macam jenis bibit.
Ketua RT 37, Kelurahan Batu Ampar, Sunaryo, menuturkan selain mendapat perhatian dari para pengunjung pembeli hasil panen, Kebun Sumber Berkah juga diminati berbagai universitas di Kota Balikpapan untuk melakukan program pengabdian kepada masyarakat.
“Seperti yang sudah dilakukan ITK dengan memberi bantuan pembuatan sistem pengairan, yang memudahkan para petani menyirami tanaman sehingga menjadi mudah. Begitu juga yang nanti akan dikerjakan Poltekba dengan sistem pengairan menggunakan metode secara otomatis dengan handphone untuk remotenya dibantu daya dari solar cell,”ungkapnya.
Juga ada penataan hot spot berfoto bagi para pengunjung dan gapura mini menuju area perkebunan.
Juga diharapkan Sunaryo ada ketertarikan dari warga sekitar untuk memenuhi SDM yang disiapkan oleh pihak Kebun Sumber Berkah dalam menopang peningkatan perekonomian warga.
“Baik sebagai petaninya maupun petugas pengolahan sampah. Karena di kebun ini bantuan rumah kompos sudah ada walaupun mesin yang tersedia belum bisa dioperasikan karena terkendala teknis. Juga nanti ke depannya ada alat pirolisis atau pengolah pembakaran sampah organik dan anorganik,”ucapnya.
Sunaryo juga berharap ada perusahaan sekitar yang bisa masuk untuk menyalurkan CSR nya agar pengembangan pertanian di Kebun Sumber Berkah dapat berjalan maksimal.
“Keberadaan Kebun Sumber Berkah bisa terus dikembangkan, menjadi sarana edukasi juga rekreasi bagi masyarakat. Kebun ini merupakan salah satu inovasi munculnya kampung tematik lainnya di wilayah Kecamatan Balikpapan Utara sehingga memerlukan perhatian dari berbagai pihak stakeholder untuk dapat ditunjang,”ucapnya. (pms/far)
SUPRIYONO LUPUS
@queenzalikalila0917
Editor : Faroq Zamzami