KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Video-video tentang banjir yang melanda kota Balikpapan pada Jumat (9/8/2024) terus beredar di masyarakat.
Paling menyita perhatian adalah kondisi di Jalan MT Haryono, Balikpapan.
Dalam sebuah video, pembuat video menyampaikan laporan situasi pada pukul 09.03 Wita.
“Selamat pagi komandan, melaporkan dari Jalan MT Haryono, sepanjang Telkom sampai (rumah sakit) Siloam sementara jalan menjadi sungai. Arus cukup deras,” ujar pria tersebut.
Tidak jauh sana, kondis Jalan MT Haryono juga mengalami genangan serupa. Tepatnya dari traffic light Jalan Manunggal hingga Jembatan PDAM.
Dalam video terlihat jelas, kondisi jalan di depan outlet Mie Gacoan tersebut dipenuhi dengan genangan.
Sebagian warga yang melihat video itu pun bertanya manfaat dari proyek pengendali banjir yang baru diselesaikan tahun lalu di jalan tersebut.
Baca Juga: Banjir Balikpapan Semakin Parah, Proyek Peninggian Drainase di Strat 1 Jadi Terhambat
“Terus proyek itu untuk pengendali apa” ujar Nata, seorang warga usai menyaksikan video tersebut.
Dari catatan Kaltim Post, Jalan MT Haryono yang masuk Daerah Aliran Sungai (Ampal) sempat dilakukan proyek pengendalian.
Proyek bernilai Rp 136 miliar itu dikerjakan oleh PT Fachreza Duta Perkasa. Pekerjaan dimulai pada 5 September 2022 dengan waktu pekerjaan hingga Desember 2023, meskipun akhirnya setelah diberi perpanjangan waktu, rampung sampai Februari 2024.
Dalam kurun tersebut, ada enam titik yang dikerjakan. Mulai saluran Global Sport, dan Perumahan Wika. Kemudian saluran sekunder Jalan MT Haryono, sekunder Balikpapan baru, sekunder Inhutani dan pengangkatan material di bawah jembatan PDAM serta jembatan hotel Zurich.
Khusus saluran sekunder Jalan MT Haryono, dilakukan pelebaran drainase dari sekitar 3 hingga 4 meter menjadi 7 meter dengan kedalaman 2,7 meter. Lokasi berada di jembatan Beller hingga lampu merah BDS hingga Telkom begitu pula sebaliknya.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko