Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sopir Angkot Ancam Jika Balikpapan City Trans Masih Beroperasi: "Kita Lihat Saja Nanti di Lapangan"

Syahrul Ramadan • Rabu, 21 Agustus 2024 | 13:33 WIB
MASA AKSI: Para sopir angkot lakukan aksi di depan kantor Dishub Balikpapan. (Syahrul/KP)
MASA AKSI: Para sopir angkot lakukan aksi di depan kantor Dishub Balikpapan. (Syahrul/KP)
 
 
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Pengemudi angkot kembali turun ke jalan melakukan aksi jilid II penolakan terhadap Balikpapan City Trans.
 
Aksi digelar di depan halaman kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan pada Rabu (21/8).
 
 
Ketua Aksi Solidaritas Pengemudi Angkot Balikpapan, Hendra, mengatakan sesuai tuntutan yang dilayangkan kepada Dishub Balikpapan bahwa bus Balikpapan City Trans tidak bisa beroperasi di Balikpapan.
 
Selain melakukan penolakan terhadap layanan transportasi massal modern di Balikpapan. Pihaknya juga menuntut masalah trayek dan keur angkot.
 
“Kita minta minta kebijakan dari kepala Dishub supaya angkot ini diberikan kelonggaran agar bisa berbenah diri dan mengurus sesuai SOP kelayakan untuk angkot bisa beroperasi di Balikpapan,” tuturnya dihadapan masa aksi.
 
 
Kata Hendra, jika Balikpapan City Trans masih beroperasi maka pihaknya akan bertindak lebih lanjut.
 
“Kalau bus masih beroperasi maka harga mati, lihat saja nanti di lapangan,” ungkapnya disertai teriakan dari para masa aksi.
 
Baca Juga: Sopir Angkot Tagih Janji Dishub Hentikan Operasional Balikpapan City Trans
 
Dalam situasi itu, salah satu sopir angkot mempertanyakan ketegasan dari Ketua Aksi Solidaritas Sopir Angkot Balikpapan.
 
“Sekarang apa tindakan kita di lapangan, apabila besok bus masih berjalan?,” tanya salah satu sopir angkot.
 
Hendra menegaskan pihaknya akan menahan bus Balikpapan City Trans. 
 
Namun intinya, kata Hendra, bus tidak boleh beroperasi dan tidak mengambil jalur trayek angkot di Balikpapan. Ia juga berpesan kepada masa aksi untuk tetap berada di depan Kantor Dishub Balikpapan.
 
“Saya minta jangan ada yang meninggalkan tempat dulu karena kita masih menunggu surat sebagai bukti tertulis hasil rapat audiensi. Sebab kemarin kita sudah kecolongan, intinya harus ada itu dulu baru kita pergi meninggalkan lapangan,” ungkap Hendra.
 
Seperti diwartakan sebelumnya aksi demonstrasi sopir angkot jilid I sudah menerima kesepakatan dengan Pemerintah Kota Balikpapan. Salah satunya, Balikpapan City Trans bisa beroperasi mulai 1-20 Agustus 2024. (*)
Editor : Thomas Priyandoko
#Balikpapan City Trans #transportasi massal #balikpapan