Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Syarat Ikut Pilkada Balikpapan, Giliran Rahmad-Bagus Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Maria Irham • Senin, 2 September 2024 | 14:21 WIB

Photo
Photo
SYARAT PASLON: Bapaslon Rahmad Mas’ud - Bagus Susetyo bersama Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono (kanan), didampingi Wakil Direktur Pelayanan RSKD Balikpapan dr. Ariesanty (dua kiri) saat konferensi pers, Minggu (1/9) pagi.

BALIKPAPAN- Pasangan bakal calon (bapaslon) wali kota dan wakil wali kota Balikpapan Rahmad Mas’ud - Bagus Susetyo akhirnya menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD), Minggu (1/9) pagi.

Tahapan pemeriksaan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan itu dilakukan di Gedung Anggrek Hitam.

Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono menyampaikan bahwa tahapan pemeriksaan kesehatan ini untuk melengkapi berkas pendaftaran yang telah disampaikan sebelumnya. Nantinya hasil Medical Check Up tersebut akan dituangkan dalam persyaratan administrasi.

“Sesuai dengan jadwal, hari ini (kemarin, Red) pasangan Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo melakukan tes kesehatan jasmani. Sedangkan tes rohani dan psikotes dijadwalkan besok (Senin, Red)," jelasnya.

Yudho menyebutkan bahwa Selain Rahmad dan Bagus, pada hari yang sama (Minggu, Red) juga dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh bapaslon Rendi Ismail dan Eddy Sunardi berupa tes rohani. "Sementara untuk Sa'bani dan Syukri Wahid tes telah selesai pada Sabtu kemarin. Nantinya seluruh bakal pasangan calon akan menyerahkan hasil secara bersama sama kemungkinan pada 3 September," sebutnya.

Ia menerangkan bahwa hasil kesehatan tidak akan diumumkan. Tetapi pihak rumah sakit akan memberikan hasilnya kepada KPU Balikpapan yang bersifat konfidensial. Dimana status mereka dinyatakan sehat atau tidak sehat. "Hasil ini akan menjadi bagian dari penilaian kemudian indikator untuk penetapan pada 22 September. Bila nantinya ada kandidat yang dinyatakan tidak sehat, tentu akan menjadi pertimbangan bagi tim medis dan KPU," terangnya.

Yudho menuturkan bahwa selain pemeriksaan kesehatan, KPU juga sedang melakukan verifikasi administrasi, termasuk pemeriksaan keabsahan ijazah pendidikan para bapaslon.

Verifikasi ini dilakukan secara faktual, dengan mendatangi institusi pendidikan terkait. Mulai dari tingkat SMA hingga jenjang tertinggi para bapaslon. "Dari SMA hingga S3 kita lakukan verifikasi secara teliti dan mendetail," ujar Yudho.

Komisioner KPU Balikpapan akan turun langsung melakukan verifikasi ke setiap institusi pendidikan para bapaslon. Menariknya, beberapa calon memiliki riwayat pendidikan yang cukup bervariasi, seperti Sa'bani yang menempuh pendidikan S2 di Thailand, sehingga memerlukan verifikasi langsung ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta. Kemudian, Bagus Susetyo, dengan riwayat pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk gelar S2, sementara Rendi Ismail menempuh pendidikan S1 di Situbondo, dan Syukri menyelesaikan pendidikan kedokteran di Universitas Nasional (UNAS).

Dengan waktu yang sangat terbatas, KPU Balikpapan berupaya maksimal untuk menyelesaikan seluruh tahapan pemeriksaan dan verifikasi sebelum tanggal 4 September. Jika ada kekurangan, masih ada waktu untuk melakukan perbaikan pada 6 hingga 8 September mendatang.

Seluruh rangkaian proses ini, katanya, menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa setiap pasangan calon yang maju dalam Pilkada Balikpapan 2024 memiliki kredibilitas dan kelayakan baik dari segi kesehatan maupun administrasi.

Sementara itu Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo menyampaikan kesiapannya dalam menjalani seluruh pemeriksaan kesehatan sesuai dengan S.O.P yang ditentukan oleh KPU Balikpapan. "Karena ini sebagai salah satu persyaratan maka harus kita ikuti secara baik. Karena untuk memimpin ini tidak mudah, memamg diperlukan kesehatan yang cukup untuk memimpin Kabupaten kota khususnya kota Balikpapan untuk saya dan rekan saya. Kalau kemarin ada beberapa agenda jadi tes ini baru bisa kita ikuti sekarang," ujar Rahmad.

"Kalau kita memang sudah setiap tahun mendapatkan fasilitas MCU jadi seperti ini sudah terbiasa diikuti. Karena ini sebuah persyaratan maka wajib diikuti. Semoga hasilnya nanti baik," tambah Bagus Susetyo.

Sebelumnya, Direktur RSKD dr Edy Iskandar mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan berlangsung 2 hari, dimana pemeriksaan jasmani dihari pertama dan pemeriksaan Rohani dihari kedua. Alurnya diatur oleh rumah sakit dan dilakukan secara komplit. Untuk itu para bapaslon harus dalam kondisi stamina fit. RSKD, katanya telah membentuk tim yang terdiri dari para dokter spesialis yang akan bertugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksa kesehatan dilakukan mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, dengan kriteria pemeriksaannya paket standar RI 1. Pemeriksaan itu meliputi, tes urine, darah, pemeriksaan gigi dan mulut, USG bagi wanita, mata, THT, paru, urologi, orthopedi, jantung, wawancara psikatrik dan psikologi. Serta pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging atau MRI, yang merupakan pemeriksaan tertinggi fungsi otak. Dan alat itu hanya ada di RSKD. (mra/ms)

 

Editor : Ismet Rifani
#Pilkada Balikpapan 2024 #prakoso yudho lelono #rahmad masud bagus susetyo #KPU Balikpapan