BALIKPAPAN- Sekolah Menengah Atas Patra Dharma Balikpapan kembali menggelar event bertajuk pameran pendidikan atau edufair di Grand Jatra Hotel Balikpapan, Sabtu (31/8).
Sebanyak 40 universitas atau lembaga pendidikan dalam hingga luar negeri turut hadir menawarkan program pendidikan yang berkualitas dan mampu bersaing dalam dunia kerja saat ini. Tampak antusias siswa dari berbagai sekolah berdatangan, ada yang berkelompok dan bersama orang tua mereka.
Kepala SMA Patra Dharma Balikpapan Sukarto menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar sebagai jembatan antara para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan universitas atau perguruan tinggi yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Termasuk di luar negeri seperti Singapura serta Malaysia.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang sehingga ini menjadi momen yang pas untuk mencari perguruan tinggi atau universitas yang tepat untuk para siswa. Di sini mereka dapat mengetahui lebih detail mengenai fasilitas hingga manfaat yang ditawarkan per lembaga pendidikan tersebut,” jelas Sukarto, Sabtu (31/8).
Ia menyebut, pihaknya mengundang siswa-siswi SMA/SMK bukan hanya dari Balikpapan tetapi juga dari Samarinda, Tenggarong serta PPU. "Jadi ini sebagai salah satu kontribusi kita untuk para siswa kelas tiga. Bukan hanya siswa-siswi kami tetapi juga semua siswa yang berencana melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi,” sebutnya.
Selain itu pihaknya juga turut mengundang orang tua siswa agar dengan adanya ini dapat menyatukan pola pikir antara kedua pihak. "Minimal dengan ini orang tua teredukasi bahwa begitu banyak universitas atau perguruan tinggi yang bisa menjadi pilihan dan yang terpenting adalah beasiswa. Di sini mereka juga dapat mengetahui secara detail mulai dari kampus fasilitas program studi, hingga beasiswa yang disiapkan setiap lembaga pendidikan," katanya.
Selain pameran acara itu juga diisi dengan penandatanganan MoU antara SMA Patra Dharma Balikpapan dengan Universitas Negeri Malang, Universitas Ciputra serta Muhammadiyah Kalimantan Timur.
Rektor Universitas Negeri Malang, Hariyono yang turut hadir mengapresiasi digelarnya edufair tersebut sebagai langkah mempermudah para siswa mendapatkan informasi terkait perguruan tinggi yang mereka minati.
“Melalui pameran pendidikan ini ada ruang ada peluang bagaimana penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dikembangkan. Agar kita sadar bahwa perguruan tinggi baik yang di Indonesia maupun di luar negeri tidak hidup terisolasi dan menyendiri, tetapi kita perlu saling sinergi dan kolaborasi," ujarnya.
Sejalan dengan itu perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Kalimantan Timur, Roro Arisatya juga turut mengapresiasi acara tersebut. Ia berharap dengan adanya program ini dapat semakin dimanfaatkan oleh para siswa. Bukan hanya SMA Patra Dharma tetapi juga para siswa yang ada di Balikpapan khususnya untuk mencari informasi mengenai perguruan tinggi.
Sementara itu, Wiwien Widyaningrum salah satu orang tua siswa mengungkapkan terima kasih kepada SMA Patra Dharma yang telah rutin menggelar even ini. Ia menyebut dengan adanya agenda ini para siswa khususnya orang tua tidak perlu sibuk ke luar Balikpapan untuk mencari tahu kampus mana yang berkualitas dengan jurusan dan program studi yang mereka punya.
"Kita sudah difasilitasi seperti ini oleh SMA Patra Dharma, dibantu mencarikan kampus yang berkualitas dan mungkin bisa ditelaah oleh para orang tua siswa serta anaknya juga sekaligus bisa melihat. Jadi ini memangkas waktu bukan hanya sekadar browsing atau kita harus keluar kota misalnya. Justru perwakilan kampus yang datang ke sini untuk untuk menawarkan setiap fasilitas dan keunggulan yang mereka miliki. Bahkan bukan hanya dari Indonesia, tetapi luar negeri pun ada," ujarnya. (mra/ms)
Editor : Ismet Rifani