KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Ancaman kebakaran hutan lahan (karhutla) menjadi atensi musim kemarau ini. Sebab kondisi panas dan cuaca tak menentu berpotensi terjadi karhutla.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto meminta jajaran Polsek melakukan upaya mitigasi untuk mengantisipasi terjadinya karhutla pada musim kemarau.
“Diharapkan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan pada ruang terbuka, karena kondisi angin kencang dan daun kering karena cuaca panas,” jelasnya, Senin (16/9).
Kapolsek Balikpapan Selatan AKP Abu Sangit mengerahkan personelnya menidak lanjuti laporan masyarakat terkait kebakaran lahan di RT 44 Sepinggan areal Bendali V.
Areal tersebut diketahui, merupakan lahan perkebunan kelapa yang sebelumnya dibersihkan pemilik lahan dengan cara dibakar, namun karena cuaca panas dan angin kecang sehingga membuat api membesar dan tak bisa dikendalikan.
Akibatnya lahan seluas 2 hektar terbakar, sehingga kemudian petugas Polsek Balikpapan Selatan yang diterjunkan, dibantu masyarakat sekitar memadamkan api dengan peralatan seadanya. Butuh waktu hampir 1,5 jam, baru api berhasil di padamkan.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko