Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kampanyekan MKJP: Kolaborasi BKKBN, Kesdam dam DP3AKB Gelar Pemasangan KB Implan

Supriyono Lupus • Senin, 23 September 2024 | 10:08 WIB
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Tri Budi Utomo saat mengunjungi pelaksanaan pemasangan KB Implan yang dirangkai HUT ke-79 TNI si halaman Makodam VI/Mulawarman. (Foto: Lupus/KP)
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Tri Budi Utomo saat mengunjungi pelaksanaan pemasangan KB Implan yang dirangkai HUT ke-79 TNI si halaman Makodam VI/Mulawarman. (Foto: Lupus/KP)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Momentum HUT ke-79 TNI, BKKBN Provinsi Kaltim berkolaborasi bersama Kesdam VI/ Mulawarman, DP3AKB Kota Balikpapan menggelar pemasangan KB Implan, Minggu (22/9) di halaman Kodam VI/Mulawarman.
Rangkaian kegiatan ini dapat meningkatkan kesolidan dan bangga terhadap tanah air.

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi kaltim Al Khafid Hidayat menjelaskan dalam upaya meningkatkan KB MKJP (metode kontrasepsi jangka panjang), BKKBN Kaltim mempunyai inovasi baru yakni intensifikasi dan integrasi pelayanan KBKR.

"KB Implan ini sasarannya pasangan usia subur (PUS) 15 sampai 49 tahun. Bisa bertahan hingga 3 tahun atau lebih. Ada sebanyak 39 orang pada kesempatan ini,"sebutnya.

Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi dengan tingkat keefektifannya tinggi dengan tingkat kegagalan yang rendah serta komplikasi dan efek samping yang lebih sedikit dibandingkan metode kontrasepsi non mkjp.

Terdapat berbagai jenis MKJP seperti Implan, IUD, Medis operatif wanita (MOW) hingga Medis operasi pria (MOP).

"Jadi kami terus mengkampanyekan untuk menggunakan MKJP karena lebih efektif dan efisien dan jangan menggunakan non MKJP,"ujarnya.

Dia mengatakan pada Selasa mendatang di Rumah Sakit Dr R Hardjanto, pelayanan KB akan menyasar lebih luas. Kegiata itu dikaitkan dengan sosialisasi pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan dan KB pasca persalinan.

Dia berharap keluarga yang sudah memiliki dua anak lebih bsa menggunakan MKJP yang dinilai lebih efektif dan efisien.

"BKKbN berharap masyarakat bisa sadar bahwa ketika mau pengaturan jarak kehamilan bisa memilih metode kontrasepsi yang efektif dan efisien dengan metode kontrasepsi jangka panjang,"pungkasnya. (*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#KB implan #DP3KB #bkkbn #balikpapan