Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ini Closing Statement Tiga Paslon pada Debat Publik Kedua Pilkada Balikpapan

Thomas Dwi Priyandoko • Kamis, 7 November 2024 | 21:58 WIB

 

Tiga paslon Pilkada Balikpapan 2024 menyelesaikan Debat Publik Kedua. (Foto:Anggi/KP)
Tiga paslon Pilkada Balikpapan 2024 menyelesaikan Debat Publik Kedua. (Foto:Anggi/KP)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Usai menyelesaikan beberapa segmen dalam Debat Publik Kedua Pilkada Balikpapan 2024, Kamis (7/11/2024), tiga paslon menyampaikan closing statement pada akhir sesi.

Pernyataan penutup dimulai dari paslon nomor 3 M Sa’bani–Syukri Wahid. Sa’bani mengatakan bahwa untuk mengeluarkan suatu kebijakan itu, sebaiknya harus dilandasi oleh aspirasi masyarakat, bukan dengan semena-mena.

Oleh sebab itu perlu kolaborasi semua pihak dalam rangka menyusun kebijakan dan tidak memaksakan kehendak. Pasangan Sa’bani-Syukri akan menyerap aspirasi yang memihak kepada seluruh masyarakat dengan hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan yang sama.

 “Sudah saatnya pemerintah hadir di tengah krisis masyarakatnya. Pemerintah harus benar-benar hadir sebagai sumber solusi. Jangan kemudian jadikan rakyat sebagai alat untuk kita kemudian mengorbankannya,” tambah Syukri.

Kemudian giliran paslon nomor urut 1 Rahmad Mas’ud-Bagus Susetyo. Bagus mengatakan sudah banyak kemajuan dan prestasi yang kita capai selama tiga tahun terakhir ini. Semua itu adalah hasil kerja keras pemerintah kota yang didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Membangun kota Balikpapan itu tidak bisa hanya di satu sisi tertentu saja.

 “Tantangannya adalah begitu banyaknya kebutuhan dan keinginan ketia, namun harus berhadapan dengan sumber daya yang terbatas, baik anggaran maupun SDM,” ungkap Bagus.

 “Oleh karena itu kami akan terus meningkatkan kapabilitas SDM pemerintah kota baik kompetensi maupun karakternya. Kebutuhan dasar, kesehatan, pendidikan menjadi pondasi utama kita. Kebutuhan air bersih juga mutlak. Konektivitas,” lanjutnya.

 Rahmad Mas’ud kemudian menutup dengan mengutip ungkapan Gus Dur (Abdurrahman Wahid).  

 “Tidak ada jalan untuk disukai semua orang, tetapi peganglah yang benar, biarkan masyarakat yang menilai.”

Baca Juga: Rendi Ismail Sebut Rahmad Mas'ud 'Pak Wali' saat Debat, Dibalas “Alhamdulillah dan Ke Depannya Terus” 

Terakhir giliran paslon nomor urut 2 Rendi Ismail-Eddy Sunardi. Dalam kesempatan ini Rendi mengatakan, Balikpapan memiliki potensi luar biasa, terlebih Balikpapan adalah gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara.

 Selama ini potensi itu tidak terkelola secara optimal. Maka tak ada pilihan, selain kota Balikpapan perlu pemimpin baru. Pemimpin itu seperti menuntun kemana kita berjalan menuju Balikpapan yang tak banjir dan macetnya teratasi, yang warganya tak sulit mendapatkan air bersih dan gas melon elpiji.

 “Yang warganya tak perlu antre panjang dan lama untuk mendapatkan BBM, menuju sebuah kota yang warganya dengan serempak dan tegas mengatakan tidak pada dinasti,” pungkasnya.(*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#M Sabani dan Syukri Wahid #Rahmad Masud dan Bagus Susetyo #Pilkada Balikpapan #Rendi Ismail Eddy Tarmo #Debat Publik Kedua