KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Pekan Kebudayaan Korea Kalimantan Timur resmi dibuka pada Jumat (29/11) di Nusa Lumina Pantai Balikpapan Superblock (BSB) Balikpapan.
Acara ini diselenggarakan oleh Korean Cultural Center Indonesia, Korea Tourism Organization, Diaspora Korea Kalimantan, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Pariwisata Kota Balikpapan, dan Nusa Lumina Pantai BSB Balikpapan.
Pembukaan dilakukan oleh Direktur Korean Cultural Center Indonesia, Kim Yong Woon, bersama Kepala Disporapar Kota Balikpapan, C.I Ratih Kusuma, serta tamu undangan lainnya.
"Teknologi dan kebudayaan Korea yang tengah mendominasi dunia perlu kita bawa ke Kalimantan agar kita bisa belajar dari mereka. Dengan begitu, budaya kita, baik Indonesia maupun Kalimantan, bisa maju seperti Korea," ujar Creative Director Nusa Lumina, Pantai BSB Balikpapan, Mutiara Marthalena.
Berbagai kegiatan di Pekan Kebudayaan Korea ini meliputi pameran imersif tentang ASEAN dan Korea, pengalaman mengenakan hanbok asli dari Korea, dongeng tentang pahlawan kelautan Korea, permainan tradisional Korea, pengalaman menulis Hangeul, kompetisi K-pop, dan banyak lagi.
"Akan ada kelas kimchi setiap akhir pekan, yang akan kami umumkan cara pendaftarannya. Pengalaman budaya Korea di sini gratis, hanya dikenakan biaya untuk masuk ke area pantai," tambah Mutiara.
Pekan Kebudayaan Korea di Nusa Lumina berlangsung dari 29 November hingga 15 Desember 2024. Pengunjung dapat berkeliling area Nusa Lumina untuk mengetahui lebih banyak tentang kebudayaan Korea dan membeli berbagai souvenir cantik.
"Misi kami adalah mempromosikan budaya Korea kepada masyarakat Indonesia dan mendukung pertukaran budaya antara Korea dan Indonesia," ungkap Kim Yong Woon, Direktur Korean Cultural Center Indonesia.
"Kami berharap Pekan Kebudayaan Korea ini akan menjadikan Bumi Etam, Kalimantan Timur, sebagai basis baru penyebaran Hallyu di masa depan dan mempererat kerjasama antara kedua negara," tambahnya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko