KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Arus lalu lintas di Balikpapan diprediksi meningkat signifikan selama momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian dari Polresta Balikpapan bakal menjalankan Operasi Lilin selama 11 hari. Mulai 23 Desember – 2 Januari mendatang.
Kabag Ops Polresta Balikpapan Kompol Dede Kurniawan mengatakan, pengamanan sudah dilakukan sejak sebelum, saat, dan sesudah Nataru. Tahapan ini perlu dilakukan untuk menggali segala potensi ancaman dan gangguan selama Nataru. Secara umum untuk menjaga kelancaran dan kondusifitas kota. Beberapa titik yang akan dijaga seperti tempat ibadah.
“Kurang lebih ada 99 gereja di Balikpapan. Kemudian titik keramaian tempat wisata dan objek vital nasional (obvitnas),” ucapnya. Pihaknya menyebar personel di beberapa lokasi tersebut. Jumlah personel yang disiapkan untuk pengamanan sekitar 200 orang.
Salah satu yang penting pengamanan saat malam tahun baru. Seperti Lapangan Merdeka dan Balikpapan SuperBlock (BSB). Dede menyebutkan, perlu konsentrasi dalam pengamanan ekstra.
“Baik pengamanan dan kegiatan. Kalau tidak ada pematangan rencana bisa tidak maksimal,” tuturnya. Terutama antisipasi pada titik keramaian yang crowded dan trouble spot kemacetan di malam tahun baru.
Contoh titik perbelanjaan dan tempat wisata. Pihaknya berupaya melakukan penguraian dan pengalihan arus lalu lintas. “Kita sebar personel, jadi potensi kemacetan arus lalu lintas bisa terurai,” imbuhnya.
Dia menjelaskan, kondisi wilayah Balikpapan memiliki berbagai wisata pantai. Warga dalam kota dan luar daerah datang menikmati wisata pantai saat libur Nataru. Sehingga volume kendaraan meningkat dan jumlah penduduk yang semakin banyak.
Apalagi Balikpapan sebagai kota penyangga IKN. “Berbagai formula kami upayakan maksimal untuk membuat masyarakat aman melaksanakan kegiatan selama Nataru,” sebutnya.
Itu membutuhkan pengalihan arus lalu lintas dan pengamanan. “Kepolisian dengan TNI dan instansi terkait siap melaksanakan pengamanan Nataru di Balikpapan. Semoga kondusif, aman, dan terkendali,” tandasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo