KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN–Mengejar tambahan daya tampung siswa, Pemkot Balikpapan membangun dua SMP baru.
Rencananya siap digunakan untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026.
Kegiatan itu termasuk dalam program prioritas Balikpapan. Khususnya sektor peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
Pembangunan SMP 27 yang berlokasi di eks Lapangan Tennis Manuntung memiliki 24 ruang kelas. Kemudian kapasitas daya tampung sebanyak 864 peserta didik.
"Progres SMP di Balikpapan Tengah sebesar 82,29 persen data per 19 Desember," beber Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.
Target pada PPDB tahun depan, SMP 27 menerima 144 peserta didik atau siswa angkatan pertama. Sekolah itu dilengkapi fasilitas lapangan menggunakan dua lapangan yang ada sebelumnya.
Terdapat ekstrakurikuler olahraga tenis karena sebagai sekolah rujukan atlet tenis atau percontohan. Pemkot Balikpapan menggelontorkan dana Rp 25,8 miliar untuk SMP 27.
Selain itu, pihaknya juga membangun SMP 28 di Balikpapan Timur. Berlokasi di Jalan Persatuan Dalam, TPU Manggar Trans, Manggar Baru. Terdiri dari 18 ruang kelas dan kapasitas 648 peserta didik. Progres SMP 28 sudah 84,21 persen.
"Rencana tahun ajaran 2025/2026 akan menerima peserta didik sebanyak 108 siswa," tuturnya.
Nilai HPS sebesar Rp 26,3 miliar. Harapannya kehadiran dua sekolah baru bisa menambah daya tampung siswa di Balikpapan yang masih berkisar 60 persen.
Tak hanya membangun unit sekolah baru, ada upaya memperluas daya tampung siswa dengan pembangunan ruang kelas baru (RKB). Sepanjang tahun ini ada 12 RKB tingkat SD dan 1 RKB yang berada di SMP 18.
Lalu rehabilitasi ruang kelas pada 22 lokasi tersebar di SD. Serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan melalui bantuan beasiswa peserta didik dari APBD Balikpapan.
"Tahun ini beasiswa peserta didik disalurkan kepada 680 siswa," tuturnya. Selanjutnya beasiswa pendidik 89 guru.
Ada pula subsidi SPP peserta didik sekolah swasta 20.461 siswa SD dan 10.300 siswa SMP. Nominal beasiswa Rp 75 ribu per siswa SD dan beasiswa SMP Rp 110 ribu per siswa.
Editor : Dwi Restu A