KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Daya tampung untuk calon mahasiswa baru untuk Institut Teknologi Kalimantan (ITK) tahun akademik 2025/2026 sebanyak 2.220 orang.
Jumlah ini mengalami peningkatan yang signifikan daripada jumlah calon mahasiswa baru yang diterima pada tahun akademik 2024/2025, sebanyak 1.613 orang.
Rektor ITK Agus Rubiyanto mengungkapkan penambahan ini dilakukan sebagai syarat menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Usaha atau PTN-BLU.
Di mana saat ini, ITK masih berstatus sebagai PTN-Satker atau PTN sebagai Satuan Kerja Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek).
Yang beroperasi sebagai satuan kerja di bawah naungan kementerian, dengan seluruh pendapatan, termasuk Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dari mahasiswa, harus masuk ke rekening negara melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebelum digunakan.
Dan menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, pengelolaan PTN BLU, mirip dengan rumah sakit milik negara dan memiliki otonomi dalam mengelola pendapatan non-pajak.
“Kenapa (daya tampung calon mahasiswa baru) ditambahi seperti ini, karena syarat kita menuju (PTN) BLU itu adalah jumlah mahasiswa. Oleh sebab itu, kami push semuanya,” katanya dalam kegiatan Pidato Awal Tahun Rektor Institut Teknologi Kalimantan Tahun 2025 di Kanal ITK, Senin (13/1).
Pada penetapan daya tampung awal calon mahasiswa baru ITK sebanyak 2.220 orang tersebut, terbagi atas tiga jalur seleksi utama.
Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebesar 38 persen atau 834 orang, kemudian jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebesar 53 persen atau 1.171 orang, dan jalur mandiri atau Summit sebesar 10 persen atau 215 orang.
“(Program Studi) Fisika, Matematika, kemudian Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknologi Pangan kita masukkan di situ. Bisnis digital dan sebagainya juga,” lanjutnya.
Sebagai informasi di ITK ada sebanyak 22 program studi (prodi). Berdasarkan rincian, ada beberapa prodi yang memiliki daya tampung di atas 100 mahasiswa pada tahun akademik 2025/2026.
Baca Juga: Disperkim Balikpapan Klarifikasi, PSU Perumahan Griya Rudina Asri Belum Diserahkan
Yakni Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota sebanyak 150 orang, lalu Prodi Elektro, Prodi Kimia, dan Prodi Sistem Informasi masing-masing sebanyak 120 orang. Kemudian Prodi Teknik Mesin sebanyak 110 orang.
Dan beberapa prodi dengan jumlah masing-masing 100 mahasiswa adalah Prodi Fisika, Prodi Teknik Material dan Metalurgi, Prodi Teknik Sipil, Prodi Teknik Perkapalan, Prodi Teknik Industri, Prodi Informatika, Prodi Teknik Lingkungan, Prodi Bisnis Digital, Prodi Rekayasa Keselamatan, Prodi Teknologi Pangan, Prodi Teknik Logistik, dan Prodi Desain Komunikasi Visual.
Selebihnya memiliki daya tampung calon mahasiswa baru sebanyak 80 orang. “Ketika waktu rapat dengan para Majelis Rektor Perguruan Tinggi, usulan kita juga enggak ditolak. Disetujui. Berarti clear semuanya, ya. Silakan bekerja keras untuk kita semua,” pesannya.
Pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2024/2025, ada 1.613 mahasiswa baru yang berhasil lolos seleksi dari ribuan pendaftar untuk berkuliah di ITK.
Proses penerimaan mahasiswa baru tahun 2024 dimulai sejak bulan Mei hingga Juli 2024. Melalui tiga jalur seleksi utama, yaitu Jalur SNBP yang menjaring 601 mahasiswa baru, lalu jalur SNBT menerima 839 mahasiswa baru, dan jalur mandiri atau Summit ITK meloloskan 173 mahasiswa baru.
Selain itu, sebanyak 6 mahasiswa dari program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) Wilayah Papua dan Daerah Khusus 3T, turut diterima di ITK. Di mana jumlah pendaftar pada tahun lalu mencapai 9.243 orang.
Dengan tingkat keketatan penerimaan di ITK tahun 2024 sebesar 19 persen. Atau dengan perbandingan 1:6, di mana satu kesempatan untuk diterima di ITK diperebutkan oleh 6 pendaftar. Dan mahasiswa baru ITK tahun 2024 berasal dari 21 provinsi di Indonesia. (kip)
Editor : Almasrifah