Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Percepat SPAM Sungai Mahakam untuk Suplai Air Baku Balikpapan, Pemprov Kaltim Siap Anggarkan Rp 800 Miliar

Dina Angelina • Selasa, 28 Januari 2025 | 18:24 WIB
ASPIRASI: Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh mendorong SPAM dari Sungai Mahakam sebagai solusi kebutuhan air baku di Balikpapan.
ASPIRASI: Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh mendorong SPAM dari Sungai Mahakam sebagai solusi kebutuhan air baku di Balikpapan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Mengatasi krisis air baku di Balikpapan tak bisa hanya mengandalkan sistem waduk tadah hujan. Jika datang musim kemarau, semua embung atau bendungan tetap akan kekurangan air.

Sebanyak apapun embung yang dibangun, tidak bisa membuat sumber air baku yang aman untuk Balikpapan. Ketika hujan tidak turun, maka tak ada cadangan air lagi. Ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh.

Terlebih pembangunan embung juga tidak praktis dan butuh biaya besar. Dia menuturkan, khusus pembebasan lahan untuk membangun embung saja pemerintah daerah perlu mengeluarkan biaya hingga Rp 100 miliar.

Baca Juga: Potret Keakraban Polwan Kaltim Bersama Penduduk Jayapura 

Belum lagi dana untuk infrastruktur pendukung. Serta waktu menunggu waduk terisi hingga akhirnya bisa digunakan untuk masyarakat. Sementara apabila hujan tidak turun, maka air embung juga tak bisa diambil.

“Hal yang paling realistis justru membeli air curah dari Sungai Mahakam. Tinggal pasang pipa ke Balikpapan,” katanya. Rencana ini sedang dalam pembahasan tingkat provinsi.

Yakni membangun sistem penyediaan air minum (SPAM) Sungai Mahakam. Abdulloh menyebut, proyek ini akan dibantu back up oleh provinsi. Kisaran kebutuhan anggaran sekitar Rp 800 miliar.

Baca Juga: Gudep Muara Lawa Raih Juara Umum Pada Ajang SSCC Se-Kutai Barat 

“Kalau tahun pertama sudah bisa pengadaan. Tahun kedua tinggal menggunakan aliran air ini,” sebutnya. Menurutnya hal ini lebih praktis dan realistis dengan kondisi yang ada terkini.

Mengingat masalah utama Balikpapan karena kekurangan sumber air baku. Sementara Sungai Mahakam belum termanfaatkan maksimal untuk kabupaten/kota daerah lainnya di Bumi Etam.

Daerah yang merasa butuh air baku bisa membeli air curah dari Sungai Mahakam. Tidak mengandalkan waduk tadah hujan saja. Seperti Balikpapan selama ini mengandalkan Waduk Manggar dan Bendungan Teritip.

Kini rencana pembangunan SPAM regional tersebut sudah dibahas bersama antara Pemprov Kaltim, DPRD Kaltim, dan Pemkot Balikpapan. “Tentu melibatkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#pemkot balikpapan #air baku sungai #BWS Kalimantan IV #Pdam Balikpapan #PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) #balikpapan