KALTIMPOST.ID BALIKPAPAN – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) Balikpapan punya misi besar tahun ini. Mereka bertekad untuk melahirkan 1.000 pengusaha muda lokal.
Ketua Umum BPC Hipmi Balikpapan Adam Dustin Bhakti mengatakan, program ini jadi salah satu prioritas di periode kepengurusannya.
Baca Juga: Rohmad Divonis 2 Tahun, Kuasa Hukum: Tunggu Salinan Putusan untuk Upaya Hukum
Hipmi Balikpapan akan bantu mentoring dan mengarahkan, bagi warga yang memulai karier di bidang kewirausahaan.
“Semoga kami bisa mengajak teman-teman yang ingin berwirausaha. Insyaallah target kami ada di 1.000 pengusaha baru,” kata dia.
Terkait progresnya, lanjut dia, Hipmi Balikpapan tengah mempersiapkan untuk mekanisme pelaksanaannya. Tetapi, pihaknya pun sudah melakukan MoU dengan berbagai kampus di Balikpapan.
Menurutnya, mayoritas pengusaha baru berasal dari perguruan tinggi. Sehingga ada pilihan pula bagi mereka, mau jadi pengusaha atau profesional.
“Respons yang kami dapat sangat positif. Dalam waktu dekat ini akan ada pelantikan Hipmi PT (Perguruan Tinggi),” tambahnya.
Baca Juga: Rohmad 'Dikambinghitamkan' di Kasus Galian C Ilegal Balikpapan, Vonis 2 Tahun!
Diakui Adam, program ini memang dijalankan secara bertahap. Setelah menjalin kerja sama dengan pihak kampus, selanjutnya akan dipersiapkan implementasi dari edukasi tersebut.
Sedikit bocoran, ia berkata bentuk mentoringnya nanti dengan menyediakan kelas wirausaha. Di mana, anggota dari Hipmi Balikpapan selaku praktisi pengusaha bakal hadir sebagai pembicaranya.
“Karena kan tentunya beda, pengajar dan praktisi. Kalau kami anggota Hipmi sudah tentu sebagai praktisinya. Jadi yang bisa kami bagikan nanti adalah hal-hal yang sudah kami lakukan di lapangan,” jelas dia.
Melalui program ini, dirinya berharap Hipmi bisa memberi dampak langsung dan manfaat bagi Balikpapan. Sesuai dengan bidang mereka sebagai wirausaha.
Baca Juga: Utara Kreatif Fest Vol. 3, Ajang Kreasi dan Kolaborasi di Balikpapan Utara di HUT ke-128 Balikpapan
Adam berharap, langkah kecil ini bisa membantu Kota Beriman, untuk punya lebih banyak lagi pengusaha lokal. Terlebih, rasio untuk menuju Indonesia Emas 2045, setidaknya jumlah pengusaha itu di angka 5 persen skala nasional.
“Sementara kita (Indonesia) masih kurang dari 4 persen. Jadi memang harus menumbuhkan lebih banyak pengusaha baru,” tuntasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi