Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Iuran BPJS Kesehatan Bakal Ditanggung Pemprov Kaltim, Balikpapan Hemat APBD Rp 90 Miliar

Dina Angelina • Minggu, 16 Maret 2025 | 10:45 WIB

Subsidi iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 yang telah berjalan di Balikpapan berpotensi diambil alih oleh Pemprov Kaltim.
Subsidi iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 yang telah berjalan di Balikpapan berpotensi diambil alih oleh Pemprov Kaltim.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Setelah melalui momen pelantikan 20 Februari, kini Pemprov Kaltim resmi dipimpin oleh Rudy Mas’ud-Seno Aji. Pasangan ini bersiap memulai program andalan dengan tagline Gratis Pol.

Salah satunya memberi iuran BPJS Kesehatan secara gratis untuk warga Bumi Etam. Artinya,program yang serupa yang selama ini telah berjalan di Balikpapan akan beralih ke pemerintah provinsi.

Baca Juga: Jadi Motivasi, Nur Asiah Berharap Dana Pembinaan Terus Dialokasikan bagi Atlet Berprestasi

Sekretaris Kota Balikpapan Muhaimin mengatakan, subsidi BPJS Kesehatan masuk dalam program unggulan Gratis Pol. Apabila program ini sudah resmi berjalan, dana yang selama ini berasal dari APBD kota bisa untuk kegiatan lain.

Saat ini, pihaknya menunggu kepastian surat resmi gubernur tentang program tersebut. “Surat yang menyatakan dana iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 yang ditanggung Pemkot Balikpapan akan diganti oleh pemprov,” katanya kepada Kaltim Post.

Muhaimin menjelaskan, iuran BPJS Kesehatan yang berjalan tahun ini masih menggunakan dana APBD Balikpapan. “Kalau memang sudah bisa berjalan dari pemprov nanti bisa kami ubah dalam APBD perubahan,” tuturnya.

Baca Juga: Balikpapan Fashion Week 2025 Hadirkan Tema Raya Great Sale, Jembatani Desainer Lokal dan Nasional

Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menuturkan, semua peserta yang ditanggung Pemkot Balikpapan kemungkinan besar beralih ke Pemprov Kaltim. Sebab program ini sama dengan program Gratis Pol.

“Gubernur mengadopsi program Balikpapan agar bisa diterapkan di kabupaten/kota se-Kaltim,” katanya. Khususnya menanggung iuran BPJS Kesehatan kelas 3.

Dia menambahkan, Balikpapan bisa menghemat APBD hingga Rp 90 miliar. “Dana ini bisa diarahkan untuk kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat,” sebutnya.

Namun teknisnya untuk apa masih dalam pembahasan. Lebih tepatnya oleh TAPD Balikpapan.

Baca Juga: Ini Kata Pengamat Ekonomi Unmul terkait Takaran Minyak Goreng Minyakita yang Kurang...

“Ini juga nanti tertuang dalam RPJMD 2025-2029,” imbuhnya. Bagus menjelaskan, meski pemerintah melakukan efisiensi anggaran. Dia memastikan tidak menyinggung masalah pendidikan dan kesehatan.

Baik program pemberian seragam gratis untuk siswa kelas 1 dan kelas 7, subsidi SPP bagi siswa di sekolah swasta. Kemudian pembangunan unit sekolah baru hingga fasilitas kesehatan.

Baca Juga: 5 Amalan Sunah saat Malam Nuzulul Quran yang Bisa Umat Islam Lakukan, Keutamaannya Gak Main-Main!

Efisiensi sesuai arahan presiden untuk hal yang lebih efektif. Mana program yang lebih prioritas. Seperti rapat-rapat cukup di ruang pertemuan. Tidak harus hotel.

Pihaknya siap mengikuti arahan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran. “Kami fokus program pro rakyat seperti penyediaan air bersih, pengendalian banjir, pembangunan sekolah,” tandasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#pemkot balikpapan #Rudy Mas ud dan Seno Aji #Gratis Pol #bpjs kesehatan