KALTIMPOST.ID, Seorang anak berusia enam tahun bernama Asrul tewas setelah diduga tersengat ubur-ubur di Pantai AURI, Sepinggan, Balikpapan.
Kejadian ini mengejutkan warga, mengingat kasus kematian diduga akibat sengatan ubur-ubur tergolong langka di Balikpapan.
Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman Ali membenarkan kasus meninggalnya bocah enam tahun yang diduga tersengat ubur-ubur saat berenang di pantai.
Pihaknya menerima informasi dari saksi mata, melihat delapan anak sedang berenang di tepi pantai.
“Ada yang teriak kesakitan kemudian minta tolong temannya,” kata Usman Ali, Jumat (28/3).
Pada saat mengevakuasi korban, saksi mengaku, mulut bocah tersebut sudah mengeluarkan busa.
“Saat korban diangkat, ternyata ada benang-benang ubur-ubur yang masih menempel di tubuhnya. Saat diangkat, dia sudah tidak bernyawa,” jelasnya.
Tubuh korban segera dibawa ke tepi pantai, sementara saksi yang ikut terkena sengatan mengolesi tangannya dengan pasir untuk mengurangi efek racun.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan segera mengevakuasi jenazah ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo untuk visum.
Berdasarkan pemeriksaan awal, penyebab kematian diduga kuat akibat sengatan ubur-ubur.
BPBD Balikpapan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama menjelang libur panjang Lebaran.
Beberapa pantai yang diawasi ketat meliputi Pantai Manggar, Pantai Lamaru, Pantai Kemala Beach, dan Pantai Kilang.
Editor : Hernawati