KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan kembali menggelar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) sebagai upaya mendorong kreativitas dan inovasi masyarakat dalam pemanfaatan teknologi guna meningkatkan kesejahteraan.
Kegiatan berlangsung selama dua hari di Aula Kantor DP3AKB dan Disdukcapil. Pada hari pertama, Senin (14/4), digelar lomba kategori Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) yang diikuti empat kecamatan, serta kategori TTG Unggulan dengan enam peserta.
Selanjutnya, pada Selasa (15/4), dilombakan kategori TTG Inovasi dan TTG Makanan Olahan Khas.
Penilaian dilakukan oleh tim juri yang berkompeten, yaitu Ketua Forum Posyantek Provinsi Kaltim Drs. Mohamad Usman, Diniar Mungil dari ITK, dan Ihsan dari Poltekba.
Kepala DP3AKB Balikpapan, Heria Prisni, menjelaskan bahwa lomba tahun ini mempertandingkan empat kategori: Posyantek, TTG Unggulan, TTG Inovasi, dan TTG Makanan Olahan. Peserta merupakan perwakilan pemenang dari lomba tingkat kecamatan.
“Kami berharap kegiatan ini melahirkan para inovator terbaik yang bisa melaju ke lomba tingkat Provinsi Kalimantan Timur, bahkan mewakili hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Kategori Posyantek menekankan pada peran penting pos layanan teknologi dalam memfasilitasi masyarakat mengakses inovasi tepat guna.
Noor Mansyah, Ketua Posyantek Jaya Abadi dari Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, menjelaskan bahwa Posyantek merupakan lembaga kemasyarakatan yang memberikan pelayanan, informasi, serta pendampingan dalam pengembangan teknologi tepat guna.
Ia berharap keberadaan Posyantek makin aktif dalam memberikan informasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam mempermudah pengembangan usaha UMKM dengan teknologi tepat guna,” jelasnya.
Sementara itu, Prayitno, Ketua Posyantek Semarak Maju dari Muara Rapak, Balikpapan Utara, lebih menitikberatkan pada edukasi dan inovasi pengelolaan sampah sebagai bagian dari kontribusi Posyantek bagi lingkungan.(*)