KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan resmi mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22 tahun 2025 sebagai langkah memperkuat peran serta masyarakat dalam pembangunan berbasis kelurahan. Kegiatan ini diluncurkan di aula Kantor DP3AKB pada Sabtu (3/5), oleh Asisten Tata Pemerintahan Kota Balikpapan, Zulkipli, didampingi Kepala DP3AKB Heria Prisni dan Ketua Asosiasi DPD LPM Balikpapan, Damanhury.
BBGRM merupakan agenda tahunan yang bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat melalui kerja sama dan gotong royong lintas elemen—mulai dari lembaga kemasyarakatan, TP-PKK, Posyandu, Karang Taruna, hingga RT.
Kepala DP3AKB Heria Prisni berharap program ini dapat mempercepat pembangunan kelurahan demi kesejahteraan warga. “Semangat sinergi dan koordinasi harus terus dijaga agar nilai gotong royong tumbuh subur di Balikpapan,” ujarnya.
Senada, Ketua DPD LPM Damanhury menyebut gotong royong adalah jati diri masyarakat Indonesia. “LPM punya peran penting dalam mendorong kemandirian masyarakat. Komunikasi dan sinergi antar lembaga harus diperkuat,” tegasnya.
Zulkipli yang mewakili Wali Kota Balikpapan menyampaikan bahwa gotong royong bukan sekadar tradisi, tapi nilai luhur bangsa yang terus relevan. “Mari kita dukung pelestarian nilai ini melalui partisipasi aktif warga dalam BBGRM,” katanya.
Sebagai simbol peluncuran, Zulkipli menempelkan telapak tangan di layar monitor secara digital dan menyerahkan bibit tanaman kepada perwakilan kelurahan terbaik BBGRM 2024.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko