KALTIMPOST.ID-Pemkot Balikpapan memang tengah melanjutkan program revitalisasi pasar. Upaya itu sebagai wujud dari komitmen mereka untuk misi pemerintah kota dalam membangun pasar yang layak.
Terkait itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan Haemusri Umar menjelaskan revitalisasi memang tengah berjalan. Meski begitu, dia tak menampik terbatasnya anggaran menjadi kendala tersendiri.
“Karena itu, pemerintah memfokuskan revitalisasi di satu lokasi pasar terlebih dahulu, yakni Pasar Klandasan,” katanya.
Difokuskannya Pasar Klandasan, lanjutnya, karena letaknya yang berada di pusat kota, dari seluruh lapisan masyarakat di Balikpapan. Karenanya, perlu perbaikan sarana, prasarana, serta utilitas di area pasar.
Untuk realisasi tersebut, kata dia, pemerintah melanjutkan pembangunan terkait sarana perdagangan untuk kawasan Blok D Pasar Klandasan. Dengan anggaran yang dikucurkan senilai Rp 9 miliar.
Haemusri menyebut, Blok D Pasar Klandasan akan diperuntukkan bagi pedagang basah dan kering. Termasuk pedagang kelontongan serta perancangan dan lainnya.
Untuk proyek itu, kata dia, kontrak pengerjaan ditargetkan selama 150 hari kerja setelah penetapan pemenang lelang. “Sekarang ini masih sinkronisasi detail engineering design (DED),” tuntas dia. (rd)
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Romdani.