KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Letaknya cukup jauh dari jalan raya, masjid yang sudah berdiri sejak 1960an tersebut akhirnya mendapat bantuan kurban. Di tahun ini, Masjid Nur Asy Syakirin bisa menyembelih langsung hewan kurban di momen lebaran Iduladha 1446 Hijriah.
Sebanyak 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing tersebut, berasal dari Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) Balikpapan. Yang menyambangi langsung masjid yang berada di Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan itu, Sabtu (7/6).
Ketua BPC Hipmi Balikpapan Adam Dustin Bhakti mengatakan, pihaknya bersyukur masih bisa membantu masjid yang benar-benar membutuhkan di momen Iduladha ini. Masjid tersebut juga merupakan rekomendasi dari DMI Balikpapan, yang sudah bertahun-tahun tidak pernah mendapatkan hewan kurban.
“Alhamdulillah di tahun ini, Hipmi Balikpapan bekerja sama dengan DMI Balikpapan untuk menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan bantuan kurban,” katanya.
Dia juga berharap, bantuan tersebut tidak berhenti di sini saja. Melalui kegiatan itu, jadi langkah awal Hipmi Balikpapan untuk terus berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat kota Balikpapan, terutama yang membutuhkan.
Turut hadir, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan Masrivani menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengaku senang sekali dengan adanya kegiatan ini.
Kegiatan berkurban ini, kata dia, semata untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
“Yang kita sembelih sesungguhnya bukanlah hewannya, tapi kerakusan, kesombongan dan ego kita. Semoga ini menjadi pembuka dan ke depannya lebih banyak lagi bantuan lagi untuk masjid ini,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DMI Balikpapan Selatan Ady Muntono menyebutkan, di kawasan selatan tercatat ada 134 masjid dan 69 musala. Akan tetapi, masih banyak masjid yang masih terbelakang dan butuh bantuan.
Dia berharap, bantuan ini akan terus berkelanjutan, dan bisa menyasar ke bantuan lainnya. Khususnya untuk sarana dan fasilitas masjid.
“Saya sangat apresiasi kegiatan ini. Di masjid ini, lingkungannya masih sangat minim dan juga pendapatan masjid masih kurang. Semoga ke depan ada Masjid Asy Syakirin bisa lebih baik kondisinya,” tutupnya.
Editor : Uways Alqadrie