KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN–Dunia seni memang punya perkembangan yang cukup pesat dan inovasi beragam.
Saat ini, ada pula yang disebut art toys, sebuah mainan yang menggabungkan antara seni, desain dan kreativitas.
Di Kaltim khususnya Balikpapan, dunia itu masih sangat jarang ditemukan. Untuk itu Rinto Saputra termotivasi terjun ke dunia tersebut, dan menghadirkan art toys pertamanya yang diberi nama Si Biji.
Berawal dari perjalanannya ke Jakarta, dirinya mulai terpikat dengan dunia art toys. Terlebih, latar belakangnya yang juga sebagai pengoleksi action figur, yang sudah sejak lama ditekuninya.
“Dari situlah aku coba riset sampai akhirnya dibantu sama teman-teman, kami keluarkan satu karakter namanya Si Biji. Bisa dibilang ini mungkin pertama di Balikpapan,” kata dia.
Karakter yang dia rilis akhir Mei itu, diambil dari ikon coffee shop miliknya, Kopi Anjim (Anugerah Jaya Indah Mandiri).
Sebuah biji kopi yang mempunyai tangan dan kaki, yang kemudian ia kembangkan menjadi art toys, dan dibagikan kepada orang-orang yang punya minat di dunia tersebut.
Khususnya, lanjut dia, kepada para pengunjung kafe yang didominasi para wibu, sebutan untuk para penggemar hal-hal berbau Jepang.
"Wibu itu kan identik sama karakter yang introvert dengan hoodie andalannya. Nah makanya Si Biji itu karakternya dia pakai hoodie yang sangat tertutup gitu. Intinya, kami mencoba ciptakan budaya baru dan mengenalkan media baru aja sih,” tambahnya.
Pada pengenalan pertamanya, beberapa agenda ia buat. Mulai melukis graffiti bersama seniman lokal Tegar Kaswara, workshop bersama seniman dan pencinta art toys, hingga pameran hasil karya para peserta workshop.
Pada workshop tersebut, sebanyak 16 peserta yang diajak mengkreasikan art toys berwarna oranye, berukuran 10 centimeter, yang masih blank atau tanpa desain.
“Di perilisannya ini, ceritanya Si Biji belum tahu mau jadi seperti apa. Makanya kami butuh bantuan teman-teman buat menentukan style atau gaya Si Biji ini seperti apa. Intinya mereka berkreasi dengan blank toys ini,” tuntas Rinto.