KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro pastikan program bantuan Pemprov Kaltim tepat sasaran. Program unggulan itu seperti Gratispol 7, Jospol 3, insentif untuk guru dan marbot, serta program perjalanan religi.
Ini diungkapkan saat kunjungan kerja bersama Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha di Kabupaten Berau, Rabu (16/7/).
Program ini bukan hanya bentuk keberpihakan terhadap kesejahteraan sosial, tetapi juga sebagai perekat toleransi antarumat beragama di Bumi Etam. Kapolda menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara unsur pemerintahan, TNI, dan Polri dalam mendukung program tersebut.
“Sinergi sangat penting dalam mewujudkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Polri akan memastikan seluruh bantuan dan program tersalurkan tepat sasaran,” jelas Endar.
Agenda kunjungan dilanjutkan dengan meninjau Politeknik Sinarmas Berau Coal, sebuah institusi pendidikan vokasi yang telah membuktikan perannya sebagai penggerak ekonomi lokal berbasis sumber daya manusia unggul.
Di lokasi ini, Forkopimda meninjau langsung fasilitas laboratorium, ruang praktik, hingga hasil riset terapan mahasiswa.
Kapolda mengapresiasi keberadaan politeknik sebagai simbol kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah daerah. Baginya, pendidikan vokasi bukan hanya mencetak lulusan siap kerja, tapi juga membuka jalan bagi inovasi lokal dan pengentasan pengangguran.
“Pendidikan vokasi bisa menjadi penggerak ekonomi daerah yang nyata. Kami mendukung penuh agar lembaga seperti ini mendapat tempat dalam ekosistem pembangunan,” harapnya.
Sementara meninjau lokasi pabrik pengolahan Kakao di kawasan pendidikan dan industri Kabupaten Berau, dinilai sebagai salah satu contoh keberhasilan hilirisasi komoditas lokal, di mana kakao yang sebelumnya hanya dijual dalam bentuk mentah, kini telah diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi.
“Ini bukti konkret dari sinergi multipihak untuk kemajuan Bumi Batiwakkal. Produk olahan kakao ini berpotensi menembus pasar nasional bahkan ekspor, sekaligus menjadi inspirasi penguatan ekonomi lokal berbasis potensi daerah,” paparnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo