KALTIMPOST.ID-Kegiatan Study Tour & Sharing Session bersama di Gedung Biru Kaltim Post, nyatanya jadi pengalaman tak terlupakan bagi siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Balikpapan.
Khususnya para siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler (ekskul) jurnalistik.
Pasalnya, kegiatan itu menjadi momen mereka untuk lebih mengenal dunia jurnalistik. Yang disambut sangat antusias oleh 28 siswa yang hadir.
Bagi Ketua Tim Jurnalistik Siska Maulidiya, kegiatan tersebut sangat membuka wawasan mereka.
“Terutama dalam sesi materi. Di mana kami langsung mendapatkan ilmunya dari orang yang kompeten di bidang ini. Jadi ke depan kami tidak salah arah dan tujuan lagi dalam memproduksi bahan tulisan,” jelasnya.
Menurutnya, informasi yang disampaikan sangat detail. Begitu pula saat mereka melemparkan beberapa pertanyaan, yang dibalas dengan jawaban memuaskan.
Apalagi, kata dia, selama ini mereka hanya tahu angle berita itu hanya straight news. “Jadi setelah kami ikut tadi, ternyata ada beberapa angle yang bisa didalami,” tambahnya.
Di sisi lain, ia berkata, ekskul jurnalistik itu cukup diminati di MAN Balikpapan. Itu dibuktikan dengan jumlah anggota sekarang yang lebih banyak dibanding kepengurusan sebelumnya.
Untuk penulisan artikel majalah mereka, ucap dia, itu didapatkan dari berbagai bahan. Mulai dari kegiatan sekolah, profil siswa berprestasi, profil tenaga pendidik, hingga tokoh-tokoh yang hadir di acara sekolah.
Pada zaman yang serba digital itu, Siska mengaku mereka juga memanfaatkan kecerdasan buatan atau lebih dikenal AI.
“Tapi hanya untuk bahan referensi saja. Setelah dapat data dari hasil wawancara, inspirasinya kami cari di ChatGPT dan dikembangkan. Beberapa kata itu harus kami koreksi lagi karena masih terlihat jelas bahasa mesinnya,” jelas dia.
Secara pribadi, remaja 17 tahun itu sangat menggemari dunia sastra, terutama menulis cerpen.
Pengenalan terhadap dunia jurnalistik pun membuatnya makin tertarik. Bahkan punya keinginan untuk terjun ke profesi ini.
Melalui kunjungan itu, dia berharap ilmu yang didapat bisa bermanfaat dan diterapkan bersama rekan-rekannya.
“Khususnya dalam hal melatih skill dan kerja sama antar-tim. Serta melatih mental untuk berani berbicara di publik,” pungkasnya. (rd)
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Romdani.