Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Peringati Hari Bakti, Lanud Dhomber Komitmen Laksanakan Program Prioritas TNI AU

Oktavia Megaria • Selasa, 29 Juli 2025 | 18:54 WIB

PENUH MAKNA: Personel Lanud Dhomber menggelar upacara peringatan Hari Bakti ke-78.
PENUH MAKNA: Personel Lanud Dhomber menggelar upacara peringatan Hari Bakti ke-78.
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN–Sebagai momentum Hari Bakti ke-78, yang jatuh pada Selasa (29/7), Lanud Dhomber gelar upacara di Halaman Base Ops Lanud Dhomber. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Dhomber, Kolonel Pnb Fata Patria.

Hadir secara daring, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono yang menyampaikan amanat kepada seluruh satuan kerja TNI AU di Indonesia.

Dalam arahannya, Kasau menekankan lima prioritas utama yang menjadi fokus pengembangan kekuatan TNI Angkatan Udara ke depan.

Di antaranya, modernisasi Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista), validasi organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan peranti lunak, dan partisipasi aktif dalam mendukung kebijakan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Fata Patria menekankan pihaknya tentu bakal melaksanakan semua program prioritas. Sesuai dengan kapasitas yang diberikan kepada mereka.

“Detailnya kami akan menunggu petunjuk dari Mabes Angkatan Udara terkait dengan hal-hal apa saja yang bisa diakukan dalam mendukung program-program tersebut,” jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, beberapa kegiatan juga sudah berjalan. Mencermati amanat dari Kasau, intinya mereka harus meningkatkan dan mengoptimalkan upaya tersebut.

Termasuk, kata dia, turut berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah
“Itu sudah kami laksanakan juga. Bagaimana kami berkoordinasi dengan stakeholders lainnya dalam melaksanakan program tersebut,” tambahnya.

Memaknai Hari Bakti ini, Fata pun menyinggung sejarah yang dituangkan ke dalam film Serangan Fajar. Yang mengambil latar perjuangan TNI AU pada tanggal 29 Juli 1957.

Di mana, insiasi oleh kadet angkatan udara untuk menyerang pos-pos militer Belanda. Meski berhasil melakukan penyerangan, namun sore harinya pesawat militer TNI AU yang membawa bantuan ditembak jatuh oleh Belanda sebagai pembalasan dendam.

“Jadi maknanya sangat dalam. Bagaimana kita sebagai seorang generasi muda angkatan udara, bisa melakukan inovasi dan inisiasi yang bisa memajukan TNI AU. Yang terakhir adalah bagaimana kita siap berkorban untuk TNI AU,” tandas Fata. (*)

Editor : Almasrifah
#Hari Bakti #tni au #Lanud Dhomber #balikpapan #alutsista