Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

SD Cokroaminoto Balikpapan Kosongkan Kelas 1, tapi Tak Kosongkan Harapan

Dina Angelina • Rabu, 30 Juli 2025 | 09:30 WIB

Suasana SD Cokroaminoto di Balikpapan Tengah. Tahun ini tanpa ada siswa kelas 1.
Suasana SD Cokroaminoto di Balikpapan Tengah. Tahun ini tanpa ada siswa kelas 1.

KALTIMPOST.CO.ID, BALIKPAPAN - Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kini di ruangan kelas 1 SD Cokroaminoto Balikpapan tidak lagi ada kegiatan belajar mengajar (KBM).

Sekolah yang berlokasi di Balikpapan Tengah ini tidak memiliki pun satu siswa kelas 1 untuk Tahun Ajaran 2025/2026. Meski begitu operasional tetap berjalan. Masih ada siswa kelas 2 hingga kelas 6 SD.

Baca Juga: Peringati Hari Bakti, Lanud Dhomber Komitmen Laksanakan Program Prioritas TNI AU

Pihak sekolah tetap optimistis bisa bangkit dan meraih siswa lagi. “Sambil menunggu, mudah-mudahan ada murid pindahan. Biasanya Agustus ini,” kata guru SD Cokroaminoto, Reza Vadilla.

Setiap tahun, pihaknya membuka satu rombongan belajar (rombel) untuk siswa baru.  Wali Kelas 6 ini bercerita, sekolah pun menyadari harus melakukan inovasi dan membenahi program sekolah.

Sebagai sekolah islam, SD Cokroaminoto selama ini memiliki mata pelajaran tahfiz. Itu menjadi keunggulan dibanding sekolah umum lainnya.

“Setiap pulang sekolah, seminggu dua kali kami ajak anak-anak untuk hafalan,” ungkapnya. Kegiatan tahfiz dipegang langsung oleh wali kelas masing-masing.

Guru menyampaikan di grup WhatsApp agar orangtua tahu tugas hafalan surah anak-anak. Tak hanya itu, siswa juga bebas memilih kegiatan ekstrakurikuler.

SD Cokroaminoto menyediakan fasilitas lengkap. Seperti pramuka, nasyid, rabana, dan sebagainya. Termasuk untuk kegiatan olahraga. “Mau tenis meja juga bisa. Fasilitas kami penuhi untuk siswa,” imbuhnya.

Pihak sekolah menyadari tiada satu pun siswa kelas 1 tahun ini berasal dari berbagai faktor. Misalnya SD Cokroaminoto dikelilingi banyak sekolah negeri di Balikpapan Tengah.

“Sedangkan satu sekolah negeri saja bisa membuka empat rombel,” imbuhnya. Menurutnya kemungkinan masyarakat masih berfokus memilih sekolah negeri.

Baca Juga: Diskominfo Balikpapan Berkantor di Gedung Parkir Klandasan Mulai 2026

Apalagi sekarang juga sekolah swasta semakin banyak tumbuh di Kota Minyak. Akhirnya terjadi persaingan. SD Cokroaminoto menyambut siapa pun yang ingin bekerja sama.

Terlebih tahun ini, Pemkot Balikpapan membuka kerja sama dengan 13 SMP swasta. Harapannya kerja sama serupa bisa berlaku di SD swasta.

Saat ini, Pemkot Balikpapan telah memberikan subsidi SPP bagi siswa di sekolah swasta. Nominal bantuan Rp75 ribu per bulan. Sehingga siswa tinggal membayar sisa kekurangannya. “Alhamdulillah sudah terbantu jg oleh pemerintah,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#hafiz #subsidi spp #SD Cokroaminoto #sepi peminat