Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Operasi Patuh Mahakam 14 Hari, Ribuan Giat Digelar untuk Antisipasi Kecelakaan

M Ibrahim • Rabu, 30 Juli 2025 | 15:07 WIB
PERIKSA: Petugas memeriksa kelengkapan surat kendaraan saat operasi patuh digelar Satlantas Polresta Balikpapan.
PERIKSA: Petugas memeriksa kelengkapan surat kendaraan saat operasi patuh digelar Satlantas Polresta Balikpapan.

KALTIMPOST.ID - BALIKPAPAN - Operasi Patuh Mahakam yang digelar selama 14 hari berakhir 27 Juli 2025 lalu. Ada 1.904 giat yang dilakukan, baik preemtif dan penyuluhan.

“Kami mengutamakan penyuluhan guna mencegah terjadi kecelakaan lalu lintas,” terang Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol MD Djauhari, Rabu (30/7).

Menurutnya, operasi ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari lima agenda besar dalam kalender kepolisian yang mencakup operasi keselamatan, patuh, zebra, ketupat, dan Natal Tahun Baru. 

“Evaluasi dari Operasi Patuh kemarin, harapannya bagaimana kita bisa mengubah budaya masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas,” harapnya.

Masalah lalu lintas bukan hanya soal hukum, tapi juga soal budaya dan kebiasaan, seperti contohnya banyak pengendara masih menyepelekan aturan seperti menerobos lampu merah, tidak memakai sabuk pengaman, atau menggunakan lampu sein secara keliru.

“Masyarakat ini kalau tidak ada petugas, lihat kiri kanan kosong, larangan pun diterobos. Ini bukan hanya tugas polisi, tapi juga tanggung jawab bersama,” kata mantan Kasat Lantas Polres Bontang ini.

Sementara jumlah kasus kecelakaan ada 1 kasus, sama pada tahun lalu. “Untuk kegiatan penindakan 1.585.

Ada ujuh jenis pelanggaran yang menjadi fokus, yaitu pengendara di bawah umur, menggunakan Hp saat berkendara, tidak menggunakan sabuk pengaman, kendaraan tidak sesuai spesifikasi (PBKB), penggunaan knalpot brong, membonceng lebih dari dua orang dan melebihi batas kecepatan.

“Selama operasi berlangsung, sekitar 400 pengendara mendapat teguran,” jawabnya.
Penindakan dilakukan melalui sistem hunting atau patroli mobile, bukan hanya razia statis.

Pelanggaran yang terlihat langsung ditindak, termasuk jika STNK tidak sesuai. Selain itu, tilang elektronik (ETLE) juga tetap berjalan selama operasi berlangsung. (*) 

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#operasi patuh mahakam #Giat #penyuluhan