KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Proyek infrastruktur di bidang kesehatan dan pendidikan terus dikawal Komisi IV DPRD Balikpapan. Terlebih saat ini wakil rakyat baik legislatif dan eksekutif sedang membahas rancangan KUA PPAS Tahun 2026.
Ini sebagai langkah awal dalam memastikan pembangunan dan pelayanan publik berjalan sesuai arah. Serta prioritas yang telah ditetapkan.
Misalnya memastikan proses pembangunan rumah sakit di Balikpapan Timur bisa berjalan sesuai rencana. Saat ini, progres masih dalam memenuhi persyaratan perizinan.
Harapannya akhir tahun ini masuk proses lelang proyek. “Sekarang persiapan dulu dan target realisasi awal tahun 2026 untuk pekerjaan fisiknya,” kata Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Gasali.
Termasuk persiapan pembahasan APBD Perubahan 2025. Komisi IV menyampaikan kepada mitra agar sementara menambahkan anggaran prioritas. Terutama pada proyek yang harus diselesaikan tahun ini.
“Kami fokus ke mitra OPD yang di dua bidang ini, kesehatan dan pendidikan,” tuturnya. Misalnya untuk bidang pendidikan perlu renovasi dan perbaikan rombongan belajar (rombel).
“Apalagi kita baru selesai sistem penerimaan murid baru (SPMB) tentunya ada sarana prasarana yang harus kita lengkapi,” imbuhnya. Pihaknya mendorong OPD agar anggaran bisa terserap sepenuhnya.
Sehingga tidak menjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa). “Kalau di kesehatan mungkin kelengkapan di puskesmas dan rumah sakit. Artinya anggaran berada di Dinas Kesehatan,” tutupnya. (*)
Editor : Duito Susanto