KALTIMPOST.ID, Kalau jalan-jalan ke kawasan Mangrove Margomulyo Balikpapan, kamu pasti akan melewati jajaran pohon mangrove yang menawan.
Di antara jenis bakau yang populer, ada satu tumbuhan yang mungkin jarang disadari, tapi punya peran penting: tumbuhan tancang.
Tancang ini adalah salah satu jenis mangrove dari genus Bruguiera. Ia suka tumbuh di area pesisir yang tenang, seperti tepian sungai atau rawa berlumpur, hidup berdampingan dengan bakau dan jenis mangrove lainnya.
Kenali Tancang dari Akarnya yang Unik
Ciri khas tancang yang paling gampang dikenali ada pada akarnya. Jangan kaget kalau melihat akar pohon ini melengkung keluar dari tanah, mirip lutut yang tertekuk.
Akar ini bukan cuma untuk menopang, tapi juga berfungsi sebagai "paru-paru" yang membantu tumbuhan ini bernapas di tanah berlumpur yang minim oksigen.
Selain akarnya, ini dia ciri-ciri lain yang bisa kamu lihat:
- Daunnya berbentuk lonjong dan mengkilap, tersusun saling berhadapan.
- Bunganya muncul satu-satu di ketiak daun, dengan warna merah kecokelatan yang unik.
- Buahnya panjang dan runcing. Bagian paling uniknya, buah ini sudah punya akar yang menjuntai ke bawah saat masih menggantung di pohon!
Di Balikpapan, kamu bisa menemukan beberapa jenis tancang seperti Bruguiera gymnorhiza (tancang merah) dan Bruguiera sexangula (tancang bunga).
Fungsi Penting Tancang dalam Ekosistem
Jangan remehkan peran tancang. Meski tidak mencolok, fungsinya untuk lingkungan sangat besar, lho:
- Pencegah Abrasi: Akar-akarnya yang kuat berfungsi sebagai benteng alami yang menahan erosi dan menjaga garis pantai Balikpapan dari gelombang.
- Penyaring Alami: Tancang bekerja seperti filter, menangkap lumpur, sedimen, dan polutan dari daratan sebelum sampai ke laut. Ini bikin air di sekitarnya jadi lebih bersih.
- Habitat Satwa: Area di sekitar akar tancang adalah tempat berlindung dan mencari makan bagi berbagai biota laut, dari ikan kecil, udang, kepiting, sampai burung air.
Secara tradisional, masyarakat pesisir juga memanfaatkan kayu tancang yang kuat untuk bahan bangunan. Tapi sekarang, pemanfaatannya lebih dibatasi demi menjaga kelestarian.
Selain itu, tanaman tancang ini juga punya potensi edukasi wisata yang cukup besar. Penting untuk diperkenalkan pada anak-anak dan generasi muda masa kini. Agar mereka pun mau ikut menjaga kelestarian alam ini.
Tancang dan Perlindungan Pesisir Balikpapan
Tancang mungkin bukan jenis mangrove yang paling populer, tapi ia adalah salah satu pilar utama yang menjaga keseimbangan pesisir Balikpapan. Dengan menjaga tancang, kita juga ikut menjaga keberlanjutan kota kita sendiri.
Jadi, kalau lain kali kamu main ke hutan mangrove, luangkan waktu sebentar untuk mengamati si akar melengkung yang satu ini.
Kehadirannya adalah bukti nyata bahwa setiap elemen di alam punya peran penting dalam menjaga harmoni lingkungan. ***
Editor : Dwi Puspitarini