Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Banyak Hewan Langka di Balikpapan, Tapi Kenapa Jarang Terlihat?

Khoirun Nisa • Minggu, 24 Agustus 2025 | 08:40 WIB
Owa-owa hewan langka khas Kalimantan.
Owa-owa hewan langka khas Kalimantan.

KALTIMPOST.ID, Ekowisata Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) di Balikpapan menyimpan kekayaan alam yang luar biasa.

Di balik rimbunnya pepohonan, hidup berbagai satwa liar khas Kalimantan.

Mulai dari owa-owa (Hylobates muelleri), lutung merah, bekantan, hingga beruang madu dan trenggiling. Semua adalah spesies yang terancam punah dan sebagian hanya bisa ditemukan di Pulau Kalimantan.

Hutan Lindung Sungai Wain.
Hutan Lindung Sungai Wain.

Namun, buat kamu yang pernah datang ke HLSW dan pulang tanpa melihat satu pun satwa, kamu tidak sendirian.

Jawabannya sederhana: satwa-satwa itu memang ada, tapi mereka adalah penghuni tersembunyi yang tidak mudah ditemui.

Alasan Satwa HLSW Sulit Ditemui

Baca Juga: Dari Ulin, Anggrek, sampai Meranti: Tanaman Asli Kaltim yang Bisa Kamu Temui di Balikpapan

  1. Arboreal: Hidup di Atas Kanopi Hutan

Banyak satwa di HLSW adalah jenis arboreal, alias hidup di atas pohon. Owa-owa dan lutung merah, misalnya, lebih sering bergelantungan di pucuk pohon daripada berjalan di tanah.

Jadi, meskipun mereka berada di atasmu, kamu mungkin tidak menyadarinya.

  1. Sangat Pemalu dan Waspada

Satwa liar sangat sensitif terhadap kehadiran manusia. Bahkan suara kaki atau obrolan kecil bisa membuat mereka menjauh lebih dulu. Semakin sepi dan tenang kamu menjelajah hutan, semakin besar peluangmu melihat mereka.

  1. Aktif di Waktu Tertentu

Banyak hewan, seperti owa-owa, memiliki jadwal aktivitas khusus. Mereka sangat aktif di pagi hari, sekitar pukul 5–8 pagi.

Jika kamu datang pada siang atau sore hari, kemungkinan besar mereka sudah berpindah tempat atau sedang beristirahat.

Photo
Photo

  1. Populasi yang Terbatas

Sebagian besar hewan yang tinggal di HLSW termasuk spesies langka. Populasi mereka terbatas, sehingga pertemuan langsung dengan manusia jarang terjadi. Justru hal ini adalah pertanda baik bagi kelangsungan hidup mereka.

  1. Hutan Bukan Kebun Binatang

Yang paling penting: hutan adalah rumah mereka, bukan tempat wisata dengan jadwal pertunjukan satwa.

Kamu datang sebagai tamu di habitat mereka, dan kehadiranmu belum tentu disambut dengan kemunculan.

Namun, jejak, suara, atau sekilas bayangan mereka sudah menjadi pengalaman yang sangat berharga.

Baca Juga: Mengenal Tumbuhan Tancang: Si Akar Lengkung, Penjaga Pesisir Balikpapan

Tips Jika Kamu Ingin Bertemu Satwa HLSW

Jika ingin meningkatkan peluang bertemu dengan satwa liar, coba ikuti beberapa tips berikut:

Satwa langka seperti owa-owa, lutung merah, dan bekantan memang tidak selalu tampil di depan mata.

Justru karena mereka liar dan bebas, pertemuan dengan mereka menjadi sesuatu yang sangat langka dan berharga.

Hutan Lindung Sungai Wain masih menjadi salah satu tempat terbaik di Kalimantan Timur untuk menjaga sisa-sisa ekosistem alami—termasuk satwa-satwanya yang diam-diam menjaga keseimbangan dari balik dedaunan. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#hewan langka khas Kalimantan #owa owa #HLSW #satwa liar #Hutan Lindung Sungai Wain #balikpapan